Bogor | Mata Pena News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor di Kota Paledang menyatakan komitmennya untuk mendukung Program Asacita Presiden Prabowo Subianto serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat
Kepala Lapas Kelas IIA Bogor, Muchamad Mulyana, A.Md.IP., S.Sos., M.M., menyampaikan Kepada media Matapenanews bahwa sebagai bentuk implementasi nyata, pihaknya menggalakkan program ketahanan pangan berbasis pembinaan warga binaan. Program ini memberikan pelatihan dan pendampingan di sektor pertanian dan perikanan, yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.

Adapun kegiatan pembinaan yang dilakukan meliputi:
Pemeliharaan ayam petelur, sebagai sumber protein sekaligus penguatan ekonomi produktif.

Penanaman sayur-mayur, guna mendukung pola hidup sehat dan kemandirian pangan.
Budidaya ikan nila, untuk memenuhi kebutuhan gizi serta mendukung program ekonomi biru (blue economy).
“Saat ini kami memiliki 250 ekor ayam petelur dan menargetkan peningkatan jumlah hingga 500–1.000 ekor. Dari populasi yang ada, kami mampu menghasilkan sekitar 140 butir telur per hari,” ungkap Kalapas Mulyana. pada kamis (15/5/2025)

Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan tersebut melibatkan langsung warga binaan, yang saat ini berjumlah sekitar 718 orang.
Program ini tidak hanya mendukung upaya swasembada pangan di lingkungan lapas, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat secara mandiri dan produktif setelah menjalani masa hukuman.
Red










