Kota Bogor Kembali Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mencatatkan prestasi di sektor kesehatan dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 kategori Pratama

Penghargaan tersebut diberikan oleh pemerintah pusat melalui BPJS Kesehatan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dalam acara penganugerahan UHC Award 2026 yang berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi Pemkot Bogor dalam meningkatkan kepesertaan serta keaktifan masyarakat dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Alhamdulillah, tingkat kepesertaan JKN di Kota Bogor telah melampaui 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80 persen. Capaian ini menjadi dasar Kota Bogor kembali meraih UHC Award kategori Pratama,” ujar Erna.

Ia menambahkan, penghargaan UHC Award 2026 merupakan kelanjutan dari capaian sebelumnya, setelah Kota Bogor juga berhasil meraih penghargaan serupa pada tahun 2024.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berkualitas.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dr (H.C) Drs.H Abdul Muhaimin Iskandar, MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa cakupan kepesertaan JKN secara nasional terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga akhir 2025, sebanyak 98,6 persen penduduk Indonesia atau sekitar 233,5 juta jiwa telah terdaftar sebagai peserta aktif JKN. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 236,1 juta peserta aktif pada tahun 2026.

Lebih lanjut, pemerintah juga menargetkan pada tahun 2029 sebanyak 99 persen penduduk Indonesia telah terdaftar sebagai peserta JKN, dengan tingkat keaktifan minimal 83,5 persen.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama untuk kesejahteraan rakyat. Prestasi yang telah diraih harus terus dijaga, dan tidak boleh ada pemerintah daerah yang mengalami penurunan capaian UHC,” tegas  Gus Muhaimin.

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong Perkuat Sinergi dan Percepat Transformasi Mutu Layanan JKN
Dokter RS Islam Bogor Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Sebelum Rutinitas Lari
Sri Nowo Retno Resmi Menjabat Plt Direktur RSUD Kota Bogor Usai Pengunduran Diri dr. Ilham Chaidir
Tingkatkan Sinergitas SWI DPD Depok Audensi Dengan Pihak RSUD ASA
RSUD Cibinong Luncurkan Tiga Inovasi Untuk Mewujudkan Layanan Kesehatan Paripurna
LSM KPK Pasundan Bersama PMI Kecamatan Caringin Melaksanakan Bakti Sosial Donor Darah Di Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor
RS Eka Hospital Harapan Indah Bekasi Digugat Orang Tua Pasien Rp 3 Miliar
Ketua PWRI Bogor Raya Desak Pj Bupati Bogor Cabut PERBUP No. 60 Tahun 2023 Karena Membebani Rakyat Miskin
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:14 WIB

Kota Bogor Kembali Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:48 WIB

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong Perkuat Sinergi dan Percepat Transformasi Mutu Layanan JKN

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:02 WIB

Dokter RS Islam Bogor Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Sebelum Rutinitas Lari

Selasa, 18 November 2025 - 13:02 WIB

Sri Nowo Retno Resmi Menjabat Plt Direktur RSUD Kota Bogor Usai Pengunduran Diri dr. Ilham Chaidir

Kamis, 22 Agustus 2024 - 21:21 WIB

Tingkatkan Sinergitas SWI DPD Depok Audensi Dengan Pihak RSUD ASA

Berita Terbaru