Klarifikasi Dugaan Korupsi RHL: Pihak BPDAS Bone Bolango dan LSM KIBAR Selesaikan Kesalahpahaman

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 September 2024 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Gorontalo  | Mata Pena News – Dugaan korupsi dalam pelaksanaan program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) tahun 2023

Yang sempat menjadi sorotan publik akhirnya mendapatkan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Tuduhan yang awalnya dilayangkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KIBAR, kini telah diklarifikasi setelah adanya pertemuan antara Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Bolango dan LSM KIBAR.

Efendi Payuyu, S.Hut, M.Si, salah satu staf BPDAS Bone Bolango, saat ditemui media ini, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan LSM KIBAR terkait laporan masyarakat yang mempertanyakan pelaksanaan RHL 2023.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak LSM KIBAR mengenai laporan yang mereka terima dari masyarakat.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, ternyata informasi yang disampaikan masyarakat kepada LSM KIBAR tidak sepenuhnya benar,” kata Efendi.

Dalam pertemuan tersebut, BPDAS Bone Bolango membawa sejumlah bukti administrasi dan dokumen pelaksanaan program RHL.

Baca Juga:  WARGA KELUHKAN AIR PDAM MATI DUA HARI, LAYANAN PENGADUAN DIGITAL JADI SOROTAN

Bukti-bukti ini termasuk berkas-berkas resmi dan dokumentasi yang memperlihatkan pelaksanaan program secara rinci.

Efendi menambahkan bahwa berdasarkan bukti yang disampaikan, informasi yang diterima oleh LSM KIBAR ternyata keliru dan sepihak,”pungkasnya

Penjelasan LSM KIBAR

Hengki Maliki, Ketua LSM KIBAR Provinsi Gorontalo, yang dihubungi via telepon, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima klarifikasi dari BPDAS Bone Bolango

Hengki menyebutkan bahwa klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Efendi Payuyu, S.Hut, M.Si, yang membawa sejumlah dokumen dan bukti pelaksanaan program.

“Benar, kami sudah menerima klarifikasi dari pihak BPDAS Bone Bolango. Mereka menunjukkan berkas-berkas dan dokumentasi pelaksanaan program RHL,”ucapnya

“Sehingga kami memahami bahwa informasi dari masyarakat tidak sepenuhnya benar,” jelas Hengki.

Lebih lanjut, Hengki mengakui adanya kesalahpahaman dalam pemberitaan sebelumnya.

“Kami pun menyampaikan permohonan maaf jika dalam pemberitaan sebelumnya terdapat kekeliruan

Hal ini terjadi karena kurangnya komunikasi antara kedua belah pihak,” tambah Hengki

Baca Juga:  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tekankan Perlindungan Masyarakat Adat dalam Paripurna

Harapan ke Depan

Menyikapi kejadian ini, Hengki berharap agar komunikasi antara BPDAS Bone Bolango dan masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo, dapat lebih ditingkatkan ke depannya.

Menurutnya, transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaan program-program pemerintah sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman yang serupa.

Lebih lanjut, Hengki menyoroti pentingnya program RHL dalam mendukung perekonomian masyarakat Gorontalo, terutama di sektor pertanian.

“Kami berharap program RHL untuk Provinsi Gorontalo dapat lebih ditingkatkan, mengingat tanaman jambu mete adalah komoditas potensial dalam upaya peningkatan pendapatan per kapita masyarakat petani di provinsi ini,”ujar Hengki.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan program RHL dapat terus berjalan dengan baik

Tanpa ada lagi isu atau tuduhan yang menghambat pelaksanaannya

“Program ini, selain bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Provinsi Gorontalo,”tutupnya

Berita Terkait

Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji
BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS
KDM: Pembangunan Infrastruktur Harus Selaras dengan Sejarah dan Alam
Tatang Adistiana Calon PAW Desa Ci Ruji,Usung Kepemimpinan Turun ke Warga
Bupati Rudy Susmanto Lakukan Wawancara Tahap Akhir Calon Direksi PT Sayaga Wisata di Hotel Horison sayaga Cibinong
Bupati Rudy Susmanto: APFI 2026 di Bogor Bukan Sekadar Pameran Foto, tapi Jejak Sejarah Bangsa
Kota Bogor Targetkan Raih Swasti Saba Wistara pada 2027
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:20 WIB

Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:02 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:34 WIB

BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

KDM: Pembangunan Infrastruktur Harus Selaras dengan Sejarah dan Alam

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Tatang Adistiana Calon PAW Desa Ci Ruji,Usung Kepemimpinan Turun ke Warga

Berita Terbaru