Ketua DPRD Kota Bogor Bertemu Gubernur Jabar, Bahas Sinergi Pembangunan dan Solusi Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor, Mata Pena News – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, guna memperkuat sinergi pembangunan antara Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam pertemuan ini, berbagai isu strategis dibahas, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur, solusi banjir, dan reformasi sistem ketenagakerjaan.

Adityawarman yang juga Politisi PKS menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah kota dan provinsi harus semakin erat untuk memastikan kebijakan yang diterapkan selaras dengan kebutuhan masyarakat. “Kami di DPRD Kota Bogor siap berkolaborasi dengan Pemprov Jabar dalam berbagai program pembangunan agar lebih efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih fleksibel dalam pemerintahan. Ia mengaku lebih memilih turun langsung ke lapangan dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal. “Saya mengubah rapat menjadi ngobrol, tapi tetap harus menghasilkan solusi nyata,” ujar Dedi.

Solusi Banjir dan Tata Ruang Kota

Baca Juga:  Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Transparansi Proyek Sumur Bor Dipertanyakan

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi juga menyinggung perlunya perubahan dalam tata ruang, khususnya di wilayah rawan banjir. Ia mengusulkan pembangunan rumah panggung dengan ketinggian 2,5 meter sebagai solusi adaptasi terhadap bencana.

“Saya ingin mengembalikan kawasan konservasi ke fungsinya. Jika lahan sudah tidak produktif, jangan diusik. Pembangunan harus selaras dengan alam,” tambahnya.

Revolusi Data Tenaga Kerja dan Bantuan Sosial

Selain itu, Dedi Mulyadi mengusulkan sistem pendataan tenaga kerja berbasis desa, di mana setiap desa memiliki operator khusus untuk menginput data warga berdasarkan pendidikan dan keahlian mereka. Dengan sistem ini, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dapat langsung mengakses data yang tersedia tanpa birokrasi yang berbelit.

Tak hanya itu, Gubernur juga menyoroti distribusi bantuan sosial yang sering dipolitisasi. Ia menegaskan bahwa bantuan sebaiknya diantarkan langsung ke rumah warga yang membutuhkan, seperti tradisi leluhur Sunda saat berbagi menjelang Lebaran.

“Kebiasaan mengumpulkan warga untuk menerima bantuan itu hanya jadi ajang pamer. Lebih baik kita langsung antar ke rumah mereka,” ucapnya tegas

Baca Juga:  Mahkota Binokasih Tiba di Bogor, Semarakkan Milangkala Tatar Sunda

Dedi Mulyadi juga memperingatkan bahwa perusahaan di Jawa Barat tidak boleh dipaksa memberikan THR di luar ketentuan yang sudah diatur pemerintah. Jika ada oknum ormas atau LSM yang menekan perusahaan, ia meminta ASN yang turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.

“Perusahaan sudah membayar pajak, jangan dibebani dengan tuntutan di luar aturan,” tegasnya.

Percepatan Infrastruktur Kota Bogor

DPRD Kota Bogor juga menekankan perlunya dukungan provinsi dalam pembangunan infrastruktur, terutama di bidang transportasi dan tata ruang perkotaan. Adityawarman Adil optimis bahwa sinergi yang kuat dengan Pemprov Jabar akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bogor.

“Saya yakin pertemuan ini bisa menghasilkan hubungan yang lebih kompak antara kota dan provinsi, sehingga kebijakan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat bisa segera diwujudkan,” pungkasnya.

(Redaksi Mata Pena News)

 

Berita Terkait

Rudy Susmanto Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Penguatan Ekonomi Desa
Maret Sianturi” Resmi Di Tunjuk sebagai ketua DPC Berkat Raya.Di Lembaga bantuan hukum (LBH) Harimau Raya .
Sebagai Bentuk Komitmen, Pemdes Bojongjengkol Gelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026
Bantahan Eggi Sudjana Terkait Tuduhan Mengakui Keaslian Ijazah Jokowi dan Isu Permintaan Maaf
Setahun Terbengkalai, Jembatan Desa Gunung Sugih Putuskan Akses Warga, Aktivis Sumsel Soroti Dugaan Kelalaian
BPD Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Desak Transparansi dan Audit Pengelolaan Dana BUMDes Rp224 Juta
Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Tebar Promo Sambungan Baru Hanya Rp544 Ribu
Pemdes Tegal Waru Jemput Bola, BLT Dana Desa Disalurkan Langsung ke Rumah Warga
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:17 WIB

Rudy Susmanto Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Penguatan Ekonomi Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:45 WIB

Maret Sianturi” Resmi Di Tunjuk sebagai ketua DPC Berkat Raya.Di Lembaga bantuan hukum (LBH) Harimau Raya .

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:35 WIB

Sebagai Bentuk Komitmen, Pemdes Bojongjengkol Gelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00 WIB

Setahun Terbengkalai, Jembatan Desa Gunung Sugih Putuskan Akses Warga, Aktivis Sumsel Soroti Dugaan Kelalaian

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:13 WIB

BPD Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Desak Transparansi dan Audit Pengelolaan Dana BUMDes Rp224 Juta

Berita Terbaru