Jepara Siap Menjadi Sentra Rumput Laut dan Rajungan di Jawa Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News – Jepara, 26 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Jepara menunjukkan komitmennya untuk menjadikan daerah ini sebagai sentra penghasil rumput laut dan rajungan di Jawa Tengah. Komitmen ini ditegaskan oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, saat menghadiri panen raya rumput laut di Pantai Ombak Mati, Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, pada Kamis (26/6/2025).

Potensi Besar Sumber Daya Kelautan
Bupati Witiarso Utomo, yang akrab disapa Mas Wiwit, menyampaikan bahwa Jepara memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya rumput laut dan rajungan. Potensi ini tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menjanjikan peluang besar untuk pasar ekspor, khususnya untuk rajungan.
“Budidaya rumput laut dan rajungan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Kami siap memfasilitasi dan mendorong pengembangannya secara maksimal,” ujar Mas Wiwit.

Baca Juga:  Proyek Rabat Beton di Talang Kemang Tanpa Papan Informasi, Aktivis Soroti Dugaan Pelanggaran Transparansi

Target Ambisius Pengembangan Budidaya
Dalam upayanya mengembangkan sektor kelautan, Pemkab Jepara menargetkan perluasan lahan budidaya rumput laut secara signifikan. Di Desa Bondo, luas lahan yang semula hanya 20 hektare direncanakan akan ditingkatkan menjadi 500 hektare, menyamai skala budidaya di Karimunjawa. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan volume produksi dan pendapatan masyarakat lokal.

Dukungan Konkret dari Pemerintah
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Jepara telah meminta para pembudidaya untuk mengajukan proposal bantuan. Pemerintah akan menyalurkan bantuan berupa bibit, peralatan, serta pendampingan teknis guna memastikan pemerataan dan keberlanjutan program budidaya.
“Kami ingin bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Oleh karena itu, pembudidaya kami dorong untuk aktif mengajukan kebutuhan mereka,” tegas Mas Wiwit.

Baca Juga:  Pemdes Tegal Waru Jemput Bola, BLT Dana Desa Disalurkan Langsung ke Rumah Warga

Peluang Ekspor Rajungan
Budidaya rajungan di Jepara telah menunjukkan kemajuan signifikan. Dengan adanya mini plant pengolahan rajungan, nilai jual rajungan meningkat hingga 42,19 persen. Produk rajungan dari Jepara kini telah berhasil menembus pasar ekspor, terutama ke Amerika Serikat.
Keberhasilan ini menjadikan Jepara sebagai salah satu daerah dengan prospek terbesar dalam industri rajungan di Jawa Tengah, membuka peluang kerja dan meningkatkan daya saing produk perikanan lokal di pasar internasional.

Berita Terkait

Bupati Bogor  Rudy Susmanto di HJB ke-544: Pembangunan Harus Merata Hingga Pelosok Desa
Apel Gabungan Kecamatan Pondok Gede Digelar, Sinergi Perangkat Daerah dan Lembaga Masyarakat Diperkuat
PWI dan IPB Jajaki Program Beasiswa S2 untuk Wartawan
Satria Ketua DPC Maung KDM Sukaraja Minta BPN Cibinong Cek Keabsahan Sejumlah Sertifikat Tanah
Bupati Witiarso Utomo Dukung Penuh indonesia Bonsai Fighter Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 10 Hari di Alun-alun 1 Jepara
Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan
Dedie Rachim Ajak Warga Kota Bogor Perkuat Persatuan di Momentum Hari Lahir Pancasila
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:23 WIB

Bupati Bogor  Rudy Susmanto di HJB ke-544: Pembangunan Harus Merata Hingga Pelosok Desa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:19 WIB

Apel Gabungan Kecamatan Pondok Gede Digelar, Sinergi Perangkat Daerah dan Lembaga Masyarakat Diperkuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:26 WIB

PWI dan IPB Jajaki Program Beasiswa S2 untuk Wartawan

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:56 WIB

Satria Ketua DPC Maung KDM Sukaraja Minta BPN Cibinong Cek Keabsahan Sejumlah Sertifikat Tanah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:09 WIB

Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Berita Terbaru