Diduga Ada Limbah Medis di TPA Sumur Batu, Bekasi, RS Tertentu Turut Disebut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bekasi, Mata Pena News – Temuan limbah medis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (20/4/2025), kembali memunculkan kekhawatiran publik terkait tata kelola limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Tim media yang berada di lokasi melaporkan adanya limbah yang menyerupai perlengkapan medis, seperti masker, selang infus, kemasan obat, dan kantung urine. Sejumlah warga menduga limbah tersebut berasal dari fasilitas layanan kesehatan, namun belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi asal-usul limbah tersebut.

Baca Juga:  Kelurahan Bojong Menteng Perkuat Komitmen Lingkungan di HPSN 2026

“Kami mendapat informasi dari warga dan langsung mengecek ke lapangan. Memang terlihat ada sampah medis, tapi belum bisa dipastikan dari mana asalnya,” ujar salah satu jurnalis yang meliput di lokasi.

Nama beberapa rumah sakit, termasuk RS Primaya, disebut oleh narasumber warga sebagai pihak yang diduga terkait, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau pernyataan resmi dari pihak rumah sakit yang dimaksud.

Pemerhati lingkungan, Tanjung, menyatakan pentingnya penyelidikan dan pengawasan yang lebih ketat. “Kalau benar itu limbah medis, harus ada penelusuran menyeluruh oleh instansi berwenang. Semua pihak harus menunggu hasil investigasi resmi,” jelasnya.

Baca Juga:  Penyaluran Bantuan Pangan di Babakan Pasar Berjalan Lancar, 1.080 KPM Terima Manfaat

Tanjung juga menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi bersama UPTD TPA Sumur Batu segera melakukan audit dan pengetatan SOP dalam pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait temuan tersebut. Masyarakat diimbau menunggu hasil investigasi agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Sp/JKS

 

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD
Hangatnya Silaturahmi di Joglo Pancasila, Pemuda Pancasila Jepara Perkuat Soliditas Kader
PENDAFTARAN SANTRI BARU 2026/2027 SEGERA DITUTUP – AL WAFI INTERNATIONAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IIBS)
Diduga Kurang Aktifnya Kepala Desa Nusa Agung RT.3 RW.2 Kec Belitang III Kab Ogan Komering ulu Timur Dikantor Desa selama Menjabat sampai saat ini
HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung
Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026
Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan
Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:43 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD

Jumat, 17 April 2026 - 21:16 WIB

Hangatnya Silaturahmi di Joglo Pancasila, Pemuda Pancasila Jepara Perkuat Soliditas Kader

Jumat, 17 April 2026 - 20:14 WIB

PENDAFTARAN SANTRI BARU 2026/2027 SEGERA DITUTUP – AL WAFI INTERNATIONAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IIBS)

Jumat, 17 April 2026 - 15:04 WIB

Diduga Kurang Aktifnya Kepala Desa Nusa Agung RT.3 RW.2 Kec Belitang III Kab Ogan Komering ulu Timur Dikantor Desa selama Menjabat sampai saat ini

Kamis, 16 April 2026 - 18:02 WIB

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung

Berita Terbaru