Berita Mata Pena – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor terancam mengalami penundaan. Pemerintah Kabupaten Bogor hingga kini belum dapat memulai tahapan Pilkades karena masih menunggu regulasi teknis dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana, mengatakan perubahan aturan dari pemerintah pusat membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian regulasi sebelum Pilkades dapat digelar.
Menurutnya, salah satu aturan yang masih ditunggu adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 tentang pelaksanaan Undang-Undang Desa.
“Karena ada perubahan aturan dari pusat, otomatis daerah juga harus menyesuaikan. Nantinya perlu revisi Perda dan prosesnya membutuhkan waktu,” ujar Hadijana, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, revisi Peraturan Daerah (Perda) terkait Pilkades baru dapat dilakukan setelah aturan teknis dari pemerintah pusat resmi diterbitkan. Kondisi tersebut membuat tahapan persiapan Pilkades serentak di Kabupaten Bogor belum bisa berjalan.
Jika Permendagri tidak segera terbit, pelaksanaan Pilkades yang sebelumnya diproyeksikan berlangsung pada tahun 2027 berpotensi mundur hingga awal tahun 2028.
Meski demikian, peluang terlaksananya Pilkades pada 2027 masih terbuka. Pemerintah daerah, kata Hadijana, siap bergerak cepat melakukan penyesuaian apabila aturan turunan dari pemerintah pusat diterbitkan tahun ini.
“Kalau regulasi dari pusat cepat keluar, daerah juga bisa segera menyesuaikan. Jadi kemungkinan Pilkades 2027 tetap ada,” katanya.
Data DPMD Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 19 kepala desa akan berakhir masa jabatannya pada tahun 2026. Sementara itu, 222 kepala desa lainnya dijadwalkan habis masa jabatannya pada tahun 2027.
Potensi mundurnya Pilkades serentak ini diperkirakan akan berdampak pada tata kelola pemerintahan desa, termasuk kemungkinan penunjukan jabatan kepala desa di sejumlah wilayah hingga pelaksanaan pemilihan definitif dapat dilakukan.
Merah











