Bogor | Mata Pena News – Semangat gotong royong kembali menggeliat di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng. Paguyuban Swadaya Bersatu (PSB) bersama Pemerintah Desa Babakan menunjukkan sinergi nyata melalui pembangunan jalan lingkungan di sejumlah titik, yakni titik XXI dan XXII.
Kegiatan yang dipantau awak media GTN ini berlangsung di Kampung Pondok RT 006/RW 10. Di lokasi tersebut, puluhan warga tampak antusias bahu-membahu melakukan betonisasi jalan sepanjang 410 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini menjadi solusi atas kondisi jalan sebelumnya yang kerap becek saat hujan dan berdebu di musim kemarau.
Ketua RT 006, Herman, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada PSB atas respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jalan yang layak sangat membantu aktivitas warga sehari-hari.
Selain di Kampung Pondok, PSB juga melakukan pembangunan pada titik XXII, yakni pelebaran jalan utama di Kampung Cilangkap. Jalan yang sebelumnya memiliki lebar 3 meter kini diperluas menjadi 3,5 meter sepanjang 600 meter, melintasi RT 004 hingga RT 009 di RW 07 dan RW 08.
Ketua PSB, Suryadi Syahputra atau yang akrab disapa Kang Yadis, menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat dan PSB. Ia menyebutkan, usulan pembangunan jalan di Kampung Pondok sebenarnya telah diajukan sejak 2024 melalui musrenbang, namun belum terealisasi.
“Melalui swadaya, PSB menyediakan material seperti pasir dan split, sementara masyarakat berkontribusi dalam penyediaan semen dan tenaga kerja. Total kebutuhan mencapai 115 sak semen, di mana Kepala Desa Babakan, Marwan Suherwan, turut membantu 30 sak untuk Kampung Pondok dan 20 sak untuk jalan utama Cilangkap,” jelasnya.
Kang Yadis juga menegaskan bahwa setiap kegiatan PSB selalu dikomunikasikan dengan pihak desa. Ia mengapresiasi dukungan Kepala Desa Babakan yang dinilai sangat responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, Ketua RW 07 sekaligus LPM PSB, Marga, menyampaikan bahwa pelebaran jalan utama di Cilangkap merupakan langkah penting untuk meningkatkan aksesibilitas warga. Ia menambahkan bahwa sebelumnya jalan tersebut pernah dibangun melalui program Samisade dengan lebar awal 3,5 meter.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Babakan, Deden Hidayat, mengapresiasi peran PSB dalam membantu percepatan pembangunan desa. Ia menilai, keterlibatan masyarakat melalui PSB mampu mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah desa sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.
“Sejak pembangunan titik pertama empat tahun lalu, PSB telah menjadi motor penggerak kebersamaan warga. Ini sangat membantu pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang merata,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa, pembangunan infrastruktur di Desa Babakan diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Red










