Pembangunan Gedung olahraga mini Desa Ganesa Mukti , Diduga Jadi Lahan Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA SUGIAN | Mata Pena News

Kuat dugaan pembangunan gedung olahraga mini Desa Ganesa Mukti , kecamatan muara Sugihan kabupaten banyu asin provinsi Sumatera Selatan terindikasi jadi lahan korupsi

Proyek gor mini didesa Ganesa mukti diduga tidak sesuai dengan rancangan anggaran biaya (rab) karena berdasarkan penelusuran team media dilapangan pemessteren gedung yang tidak rapi bangunan seperti asal jadi hanya buang buang anggaran,,, gor mini yang berada didesa Ganesa mukti, kecamatan muara sugihan, kabupaten banyu asin provinsi sumatra selatan,,

 

pembangunan gedung olahraga mini (GOR) asal jadi merupakan masalah serius yang sering terjadi diberbagai desa dan didaerah daerah terutama kecamatan air sugihan,dikabupaten banyu asin di Indonesia proyek proyek ini umumnya ditandai dengan kualitas fisik bangunan yang buruk tidak sesuai spesifikasi seperti pembangunan gedung olahraga mini di desa Ganesa Mukti

 

Gedung Olahraga didesa Ganesa mukti kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Lapangan yang seharusnya menjadi tempat kegiatan olahraga ini justru tidak memenuhi standar lapangan futsal yang seharusnya, baik dari segi lebar maupun panjang lapangan. Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya fasilitas yang memadai untuk mendukung aktivitas olahraga di daerah.

 

melakukan investigasi news yang kemudian menemukan salah satu masalah utama adalah kondisi bangunan  lapangan gor mini didesa Ganesa mukti ini,yang tidak sesuai dengan anggaran yang ditentukan anggaran yang cukup terbilang besar tapi bentuk pembangunan gedung gor mini tersebut seperti bangunan yang tidak bermanfaat sama sekali untuk masyarakat

Baca Juga:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD

 

Pembangunan gedung olahraga mini tersebut menggunakan anggaran dana desa tahun 2025 terbilang cukup fantastis dengan pagu anggaran Rp.89,894,000   terindikasi dugaan mencari keuntungan pribadi

Pasalnya berdasarkan hasil pantauan awak media dilapangan ditemukan adanya  2 unit Pembangunan gedung olah raga mini di dua lokasi berbeda didesa Ganesa Mukti masing masing bangunan gedung olahraga mini tersebut memakan anggaran , Rp,89.894.000 delapan puluh sembilan juta delapan ratus sembilan puluh empat ribu rupiah,diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan RAB, jika di lihat dari pagu anggarannya  per gedung olahraga mini menurut analisa teknis luas volume bangunan lebih kurang 9 meter panjang dan lebar 6 meter , sumber dana APBN ,2025

 

Melihat kondisi bangunan gedung tersebut dan berdasarkan sangat lah buruk tidak berkualitas, tidak bermanfaat,,dan hanya jadi ladang korupsi, proyek yang bersumber dari dana , APBN tahun 2025 , terindikasi korupsi untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok.

Mendapati temuan pembangunan gedung olahraga mini yang terindikasi dugaan mencari keuntungan, tim awak media mencoba mengkonfirmasi kepada bapak kepala desa Ganesa Mukti untuk mempertanyakan bangunan tersebut

Baca Juga:  PWRI Bogor Raya Dukung Penuh Instruksi Bupati Bogor Perangi Narkoba

 

saat dikonfirmasi dikediaman nya kades mengatakan kepada awak media bahwa anggaran bangunan tersebut dibangun didua lokasi berbeda, dengan biaya Rp,89,894,000 per satu gedung olahraga mini ucap kepala desa Ganesa Mukti

satu gedung olahraga mini berada disini,di RT ,001 RW,004

pembangunan gedung olahraga mini didesa kami ini, dan bukan itu saja selaku kepala desa Ganesa Mukti kedepannya saya lebih mengutamakan pembangunan di dusun tempat tinggal saya ini saja disusun saya ini saja klw masalah dusun dusun lain didesa saya nanti saja lah ujar kades Ganesa Mukti,,karena dari zaman mantan kades sebelum saya ,dia hanya mementingkan pembangunan di dusun dia juga ucap kepala desa Ganesa Mukti

 

kuat dugaan pembangunan gedung yang tidak terlalu besar tetapi mengabiskan dana  yang cukup besar untuk satu gedung namun gedung tersebut terlihat jelas dari bagian bangunan gedung olahraga mini  tidak selesai sesuai yang diharapkan oleh masyarakat dengan biaya yang cukup besar namun pembangunan gedung nya asal jadi,, pembangunan gedung olahraga mini ini hanya jadi ladang korupsi

 

untuk itu Dengan adanya temuan tersebut agar kiranya Aparat penegak hukum(APH),

Segera mengambil langkah tegas

 

Reporter : Kaperi SumSel

Berita Terkait

Paguyuban Swadaya Bersatu Kembali Bersinergi Dengan Pemdes Babakan Membangun Jalan Lingkungan Ke XXI Dan XXII
Pembentukan Ketua Karang Taruna Tingkat Rw Desa Bojong Indah Kec Parung Dihadiri Anggota DPRD Kab. Bogor Sutisna S. Fil.I
Ketua Dpac Ciseeng Ppbni Satria Banten Lantik Ketua Dprt Ds. Cihowe Dan Dprt Ds. Cibeuteung Muara
Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula Diduga Abaikan Peran Daerah, Disnaker Kabupaten Bogor Tak Dilibatkan
Dugaan ketidak sesuaian pembangunan Gapura Di Desa Marga Rukun Warga Minta Audit Anggaran 
Jalan poros Tak Kunjung Diperbaiki warga Memohon Peran Serta Pemerintah kabupaten Banyuasin Untuk Lakukan perbaikan 
Dugaan ketidak sesuaian pembangunan gedung posyandu di Muara Padang Warga Minta Audit Anggaran 
Operasi Gabungan Polda Sumsel Bongkar Ladang Ganja 20 Hektar di Empat Lawang, 220 Kg Ganja dan Bandar Utama Ditangkap
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:26 WIB

Paguyuban Swadaya Bersatu Kembali Bersinergi Dengan Pemdes Babakan Membangun Jalan Lingkungan Ke XXI Dan XXII

Selasa, 28 April 2026 - 16:15 WIB

Pembentukan Ketua Karang Taruna Tingkat Rw Desa Bojong Indah Kec Parung Dihadiri Anggota DPRD Kab. Bogor Sutisna S. Fil.I

Selasa, 28 April 2026 - 16:07 WIB

Ketua Dpac Ciseeng Ppbni Satria Banten Lantik Ketua Dprt Ds. Cihowe Dan Dprt Ds. Cibeuteung Muara

Selasa, 28 April 2026 - 15:58 WIB

Pembangunan Gedung olahraga mini Desa Ganesa Mukti , Diduga Jadi Lahan Korupsi

Selasa, 28 April 2026 - 11:51 WIB

Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula Diduga Abaikan Peran Daerah, Disnaker Kabupaten Bogor Tak Dilibatkan

Berita Terbaru