Jepara | Mata Pena News – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Joglo Pancasila, Jumat (17/4/2026). Sejumlah kader Pemuda Pancasila Kabupaten Jepara berkumpul dalam balutan halal bihalal, saling bersalaman dan bertukar senyum usai melewati bulan Ramadan.
Tak sekadar menjadi tradisi tahunan, pertemuan ini menjadi ruang mempererat hubungan antar kader, mulai dari jajaran Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC), hingga perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari berbagai wilayah di Jepara.
Di tengah suasana yang cair, Ketua MPC Pemuda Pancasila Jepara, Murdianto, menyampaikan pesan yang menegaskan arah organisasi ke depan. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan tetap hadir di tengah masyarakat.
“Momentum seperti ini penting, bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan komitmen kita sebagai kader,” ujarnya di hadapan peserta.
Bagi banyak kader yang hadir, halal bihalal ini bukan sekadar seremoni. Obrolan santai, tawa ringan, hingga diskusi kecil yang terjadi di sela acara mencerminkan eratnya ikatan yang terbangun di dalam organisasi.
Namun di balik suasana hangat tersebut, terselip agenda besar yang tengah disiapkan. Salah satunya adalah pembentukan satuan Komando Guard, unit pengamanan profesional yang digadang-gadang menjadi wadah baru bagi kader untuk berkontribusi secara lebih terstruktur.
Murdianto menyebut, langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Kami ingin kader-kader terbaik punya ruang untuk berkembang dan berperan lebih nyata,” katanya.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada agenda Rapat Pimpinan Pimpinan Anak Cabang (RPPAC) yang akan segera digelar. Persiapan matang dinilai penting agar konsolidasi organisasi berjalan efektif hingga ke tingkat bawah.
Menjelang akhir acara, doa bersama dipanjatkan. Para kader kemudian kembali larut dalam ramah tamah, memperpanjang kebersamaan yang terasa semakin akrab.
Di tengah dinamika organisasi dan tuntutan peran di masyarakat, halal bihalal ini menjadi pengingat sederhana: bahwa kekuatan utama organisasi tetap terletak pada soliditas dan kebersamaan para anggotanya.
Yuda










