Awasi Proyek Strategis, Bupati Bogor Libatkan KPK dalam Pembangunan Jalan Tambang dan Rancabungur–Leuwiliang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi pelaksanaan dua proyek strategis daerah, yakni pembangunan jalan khusus angkutan tambang serta peningkatan jalan Rancabungur–Leuwiliang.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan pendampingan KPK dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Bogor dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.

“Ada beberapa program strategis Pemerintah Kabupaten Bogor yang kami minta secara langsung untuk mendapatkan pendampingan resmi dari KPK,” ujar Rudy di Cibinong, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga:  Kades Talang Kemang Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Pengelolaan DD dan ADD 2024–2025

Menurutnya, langkah ini diambil menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait proyek-proyek infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan pembebasan lahan dan pembangunan jalan.

“Ini adalah wujud komitmen kami bersama-sama memerangi korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan pendampingan resmi dari KPK, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Rudy menjelaskan, proyek yang menjadi fokus pengawasan meliputi pembebasan lahan dan pembangunan jalan khusus angkutan tambang, serta jalan penghubung
Rancabungur–Leuwiliang yang dinilai strategis bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto Lakukan Wawancara Tahap Akhir Calon Direksi PT Sayaga Wisata di Hotel Horison sayaga Cibinong

Selain KPK, Pemkab Bogor juga melibatkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan Polres Bogor dalam pengawasan proyek-proyek tersebut.

“Bukan hanya dengan KPK, kami juga bekerja sama dengan Kejaksaan dan Polres Bogor. Ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang sehat dan bersih dari praktik korupsi,” tutup Rudy.

Red

Berita Terkait

HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor
Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor
Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART
Lajim Marjuki Terpilih sebagai ketua BPD perwakilan Dusun 1.Desa sukadanau.Siap Kawal Aspirasi masyarakat 
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kembali Digelar, Besaran Anggaran Jadi Perhatian Publik
Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Bapenda Kota Bogor Perkuat Sinergi Wilayah, Targetkan PAD Tembus Rp2 Triliun
787 Jemaah Haji Kota Bogor Berangkat ke Tanah Suci, Pemkot Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:07 WIB

HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:27 WIB

Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:14 WIB

Lajim Marjuki Terpilih sebagai ketua BPD perwakilan Dusun 1.Desa sukadanau.Siap Kawal Aspirasi masyarakat 

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:40 WIB

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kembali Digelar, Besaran Anggaran Jadi Perhatian Publik

Berita Terbaru