Masjid dan Gereja Berhadapan di Jepara, Harmoni yang Nyata di Desa Tempur

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | Mata Pena NewaSebuah pemandangan unik sekaligus menyejukkan hati bisa ditemui di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Di tengah perkampungan yang sejuk di lereng Gunung Muria, berdiri sebuah masjid dan Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) saling berhadapan. Keduanya hanya dipisahkan jalan desa selebar tiga meter.

Meski berbeda keyakinan, warga Desa Tempur hidup rukun dan penuh toleransi. Mayoritas penduduk beragama Islam, sementara sebagian memeluk Kristen. Namun perbedaan itu tak pernah menimbulkan sekat. Sebaliknya, setiap kali hari besar tiba, warga kerap saling membantu dan ikut merayakan.

Baca Juga:  Fokus Studi Keagamaan Jadi Embrio, IAI Al-Irsyad Bersiap Transformasi Jadi Universitas dan Pusat Peradaban

“Kalau ada Natal, umat Islam ikut membantu persiapan. Begitu juga saat Idul Fitri, saudara-saudara Kristen datang bersilaturahmi,” ujar salah seorang warga.

Keakraban itu menjadikan masjid dan gereja di Desa Tempur bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol perdamaian yang kerap menarik perhatian wisatawan. Banyak pengunjung sengaja datang untuk mengabadikan momen kerukunan yang jarang ditemui di tempat lain.

Baca Juga:  Warga Sidomulyo Laporkan Dugaan Pungutan dan Penyimpangan Dana di SDN 1 Sidomulyo

Toleransi dan saling menghormati menjadi kunci utama harmoni di desa ini. Desa Tempur seakan memberi pesan sederhana: perbedaan agama bukanlah penghalang, melainkan jembatan untuk hidup berdampingan dengan damai.

Yuda

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42 WIB

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:27 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total

Berita Terbaru