Jepara | Mata Pena News – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, wafat di Tanah Suci Makkah setelah melaksanakan safari wukuf pada Rabu malam, 18 Juni 2025, waktu setempat. Jemaah tersebut bernama Kusnan Kasan (87), warga Desa Ngroto, Kecamatan Mayong.
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jepara, Siti Yuliati, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Kusnan wafat sekitar pukul 18.30 Waktu Arab Saudi (WAS) di hotel tempatnya menginap.
“Ada satu jemaah haji asal Kabupaten Jepara yang meninggal dunia. Almarhum memang memiliki riwayat sakit sejak sebelum keberangkatan, sehingga sempat dirawat di rumah sakit,” ujar Yuliati, Kamis, 19 Juni 2025.
Kusnan awalnya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 45 dan telah dinyatakan istithaah atau layak secara kesehatan untuk menunaikan ibadah haji. Namun, saat dalam penerbangan menuju Arab Saudi, ia mengalami sesak napas dan harus diturunkan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah dinyatakan layak terbang kembali, Kusnan diberangkatkan ke Arab Saudi bersama Kloter 74. Ia kemudian menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Meski sempat kembali sakit selama di Makkah, almarhum menolak dirujuk ke rumah sakit dan memilih dirawat oleh tim medis kloter.
“Meninggalnya di hotel. Kebetulan beliau baru selesai salat Asar dan sedang beristirahat bersama istrinya,” tambah Yuliati.
Kusnan telah dimakamkan di Makkah dan dinyatakan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji 1446 Hijriah. Berdasarkan rencana, ia semula dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Selasa, 24 Juni 2025, setelah proses tanazul (pemindahan kloter) dari Kloter 74 ke Kloter 45 disetujui.
Dengan wafatnya Kusnan, total dua jemaah haji asal Jepara meninggal dunia di Tanah Suci selama musim haji 2025.
Yuda











