Jakarta | Mata Pena News — Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijad, menyuarakan keprihatinan serius terhadap minimnya penghargaan pemerintah kepada seniman Indonesia. Dalam pernyataan resminya hari ini, ia menegaskan bahwa kontribusi besar seniman dalam pelestarian budaya nasional belum dibarengi dengan penghargaan dan dukungan yang sepadan.
> “Kita tidak bisa menutup mata, banyak seniman kita yang berkarya seumur hidup demi budaya Indonesia, namun tidak pernah benar-benar dihargai oleh negara,” ujar Lestari dalam konferensi pers di Gedung MPR.
Lestari menyerukan agar pemerintah segera merumuskan kebijakan konkret dalam mendukung pengembangan seni dan budaya nasional, termasuk melalui pemberian penghargaan, insentif, hingga jaminan kesejahteraan bagi pelaku seni.
Pernyataan ini menjadi sorotan publik dan komunitas seni yang selama ini menuntut pengakuan yang lebih adil dari negara. Muncul desakan agar pemerintah tidak lagi memandang seni sebagai sektor pinggiran, tetapi sebagai aset budaya strategis yang turut membentuk identitas bangsa.
Perkembangan selanjutnya akan kami laporkan segera.
Yuda










