Sebelas Warga  Kampung Gunung Bongko Desa Pasir Buncir TerKena  DBD,Minta Fogging ke Puskesmas, Tapi Alat Tidak Punya ?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 April 2024 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caringin | Matapenanews.com – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kampung Gunung Bongko Desa Pasir Buncir kecamatan Caringin Kabupaten Bogor mengalami peningkatan.belasan  warga terkena penyakit DBD,

Ketua RT setempat Uci mengaku ada sebelas warga terjangkit  DBD hingga bulan ini April 2024

“Penyakit demam berdarah masih menjadi momok di kampung gunung bongko Desa Pasir Buncir Kecamatan Caringin kabupaten Bogor,”ucap Uci

Pada awal Januari 2024  sudah Dua orang  terkena demam berdarah

Pada Jumat 19 April 2024 , 3  orang di RT 03 RW 03  kampung Gunung Bongko dinyatakan positif terkena DBD .

hari ini Sabtu  20 April 2024 kembali  3 orang positif  DBD di   RT 04 RW 03

Baca Juga:  Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan

“Dari Sebelas warga gunung bongko yang terkena DBD ,alhamdulilah  6  orang sudah pulang kerumah,”beber Uci Saat di temui Jumat (19/04/2024) Sore

Penyakit itu bukan hanya menjangkiti orang tua. Tapi juga anak-anak. Dampaknya mereka harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit RSUD Ciawi .

Lebih lanjut Uci mengaku kasus demam berdarah di wilayahnya cukup mengkhawatirkan. Sebab ada Sebelas  orang yang dirawat dalam waktu berdekatan. Mereka kini mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bogor.

“Yang sudah terkena DBD ada Sebelas  orang. Tetapi yang menunjukkan gejala seperti panas dan Demam banyak , takutnya mengarah ke DBD ,” kata RT Uci

Menurutnya setelah mendapat laporan ada warga yang menderita DBD, ia langsung berkoordinasi dengan RW Rizal agar segera melaporkan ke pihak staff Desa Pasir buncir,

Baca Juga:  Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan

“Pihak Desa juga berkoordinasi kepada Puskesmas Caringin. harapannya tenaga medis melakukan fogging,” pungkasnya

Sementara Ini  inisial R menuturkan kepada Awak media  menerangkan terkendala. Dengan Alat Fogging

Iya sampai puskesmas gak punya mesin pugingnya,”ucap warga Yang tidak mau di sebut Namanya

Ini jadi persoalan besar bagi Dinas kesehatan kecamatan dan lembaga kecamatan serta  Pemdes

Sayangnya permintaan warga tidak bisa dipenuhi. Karena alat fogging di puskesmas ternyata tidak punya.

Padahal Salah satu upaya untuk mencegah DBD adalah dengan fogging, Warga ingin ada fogging. Kami lakukan supaya warga bisa lebih tenang(Sujai/Red)***

Berita Terkait

Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan
Angin Kencang Rusak Fasilitas di Kawasan Pakansari
Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan Cilebut 
Longsor Maut Terjang Cisarua, Puluhan Korban Dievakuasi, Warga Masih Diliputi Trauma
Hujan Lebat dan Angin Kencang, Atap SMAN 2 Gunung Putri Ambruk
Ratusan Sopir Angkot Geruduk Balai Kota Bogor, Tolak Pemusnahan Kendaraan Tua
Pemakaman Angga Andiyansyah di Desa Cilebut Timur Diiringi Ratusan Warga
Akhirnya Jasad Angga Andiyansyah Ditemukan, Korban Terseret Ombak Pantai Sunset Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:43 WIB

Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:32 WIB

Angin Kencang Rusak Fasilitas di Kawasan Pakansari

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan Cilebut 

Senin, 26 Januari 2026 - 09:19 WIB

Longsor Maut Terjang Cisarua, Puluhan Korban Dievakuasi, Warga Masih Diliputi Trauma

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:20 WIB

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Atap SMAN 2 Gunung Putri Ambruk

Berita Terbaru