DPC Partai Gerindra kota Depok Untuk  Pilkada 2024, Usung Kader Internal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Erni

Kota Depok | matapenanews.com-

DPC Partai Gerindra Kota Depok secara tegas menyampaikan niatnya untuk mengusung kader internal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok tahun 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris DPC Gerindra Depok, Hamzah, dalam pertemuan di Gedung DPRD Depok, Selasa (05/03/2024)

Menurut Hamzah, Gerindra memiliki kader-kader yang mumpuni dan siap untuk maju dalam Pilkada Depok. Nama-nama seperti Yeti Wulandari, Pradi Supriatna, dan Haji Harris Bobihoe menjadi sorotan sebagai kader yang berpotensi.

Meskipun Pradi Supriatna tampaknya lebih fokus untuk menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gerindra tetap memiliki dua kader potensial, Yeti Wulandari dan Abdul Harris Bobihoe, yang akan diajukan kepada DPD dan DPP untuk dipertimbangkan sebagai calon.

Namun, Hamzah menegaskan bahwa kader yang diusung Gerindra, baik dari internal maupun eksternal, harus menjadi kader partai dengan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra. Keputusan ini diambil untuk menghindari pengalaman di masa lalu di mana kader yang diusung dari luar partai tidak menunjukkan loyalitas.

“Kami terbuka untuk mengusung siapa pun yang mau menjadi kader Gerindra dan memiliki KTA Gerindra. Instruksi dari pimpinan DPP partai Gerindra adalah bahwa yang akan diusung di Pilkada manapun harus menjadi kader partai Gerindra,” tegas Hamzah.

Gerindra juga telah menjalin komunikasi dengan partai-parta lain i dalam koalisi Indonesia Maju, seperti Golkar, PAN, dan PSI, untuk menyusun strategi Pilwalkot 2024. Hamzah menyebutkan bahwa Gerindra akan mempertimbangkan hasil survei dalam menentukan calon definitif, namun tetap mengutamakan kader internal.

“Sementara Gerindra tetap kepada kadernya. Dua orang ini yang akan kita usulkan, Bu Yeti Wulandari dan bang Abdul Harris Bobihoe,” tambahnya.

Hamzah menekankan pentingnya kekuatan koalisi dan akan menerima hasil survei dengan realistis, sehingga terbentuk kesatuan yang kuat antara kader Gerindra dan partai-partai koalisi.

(Red)

Berita Terkait

Outsourcing Dibatasi Lagi! Permenaker 7/2026 Usai May Day: Solusi Nyata atau Sekadar Redam Protes Buruh?
NasDem Kabupaten Bogor Resmikan Gedung DPD Sendiri, Pertama di Jawa Barat
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945
Arief Martha Rahadyan: Membaca Prabowo Secara Utuh sebagai Upaya Penguatan Nalar Kebangsaan
Kuliah Umum USB Bandung Berubah Jadi Alarm Bahaya, MS Kaban: Bencana Ekologi Bukti Tatakelola Negara Gagal
Ikhtiar Hukum dan Langkah Eggi Sudjana Bertemu Jokowi
Harlah ke-53, DPC PPP Kabupaten Bogor Fokus Regenerasi Kader Milenial dan Gen Z
Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi di Jakarta, Dukung Prabowo di Pilpres 2029
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:35 WIB

Outsourcing Dibatasi Lagi! Permenaker 7/2026 Usai May Day: Solusi Nyata atau Sekadar Redam Protes Buruh?

Senin, 2 Februari 2026 - 10:44 WIB

NasDem Kabupaten Bogor Resmikan Gedung DPD Sendiri, Pertama di Jawa Barat

Senin, 2 Februari 2026 - 08:43 WIB

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:58 WIB

Arief Martha Rahadyan: Membaca Prabowo Secara Utuh sebagai Upaya Penguatan Nalar Kebangsaan

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Kuliah Umum USB Bandung Berubah Jadi Alarm Bahaya, MS Kaban: Bencana Ekologi Bukti Tatakelola Negara Gagal

Berita Terbaru