PWRI Kritik terhadap Kepemimpinan Pj Wali Kota Bogor yang Sekarang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | Mata Pena News Dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI ) yang Bertempat di Angkringan Juragan Daenk CIFOR pada Minggu (26/1/2025)

Dialog diskusi dihadiri oleh tokoh penting seperti di PWRI , Ketua Pembina PWRI Fajar subagya, Ketua PWRI Bogor Rohmat Selamat,Sekretaris PWRI Chandra Doso, Sekretaris PWRI Kota Bogor Yustinus, (Bang Timor) Pak Agung HP ( Tipikor Investigasi,) Rudi Irawan (media Mata Pena News) juga hadir dalam diskusi Beberapa teman – Teman dari Advokat yang tergabung dalam PWRI

Rohmat Selamat menyampaikan dalam diskusi menurut penilaian nya PJ Walikota Bogor belum Berhasil dalam memimpin kota Bogor dilihat dari permasalahan kemiskinan, Sampah sampai kemacetan dan maupun alun alun kota yang sampai saat ini blum ada indikasi perubahan yang lebih baik.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Bupati Cup 2026: Biliar Jadi Ajang Bangun Solidaritas dan Cetak Atlet Berprestasi

Masih di tempat yang sama Sekretaris PWRI Kota Bogor Yustinus memaparkan mengenai Tata Ruang Yang telah dilakukan di bawah kepemimpinan wakil wali kota sebelumnya tidak dilanjutkan

Karena dulu sebelum Pj Walikota yang sekarang tata kelola kota sudah tertata, namun sekarang malah tambah semeraut

Seperti Alun -alun yang berada pusat Kota Bogor yang penataan tambah semeraut
Tambah lagi sekarang kemacetan di sekitar Alun -alun

Dan ini menunjukan Bahwa PJ Walikota yang sekarang tidak mampu menangani segudang masalah yang ada di kota Bogor.

Chandra Doso Sekretaris PWRI menambahkan banyak Program -program Wali kota dan Wakil Walikota Bogor seperti Kesehatan, Penataan Taman Kota, Bogor Tidak dilanjutkan oleh Pj Wali kota

Baca Juga:  Wisatawan Asal Jakarta Timur Tewas Terseret Arus di Curug Ciparay, Polisi Soroti Aspek Keselamatan Wisata

Agung HP Wartawan Senior mengatakan “Akan terus melakukan kritik dan saran Untuk Kepentingan Masyarakat Bogor, “ujarnya

Sementara Pembina PWRI Kang Fajar Subagya menegaskan.. Seharus nya Pj Walikota Bogor melanjutkan kan Program -program wali kota dan wakil Walikota sebelumnya

‘Dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka Kota Bogor dapat tumbuh menjadi kota yang maju dan berkelanjutan,”ujarnya

Perlu diketahui Pertemuan Diskusi ini akan terus berlanjut dengan komitmen bersama untuk terus mengawasi dan mengevaluasi untuk kemajuan kota Bogor.

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42 WIB

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:27 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Berita Terbaru