close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kunjungi Asrama Atlet SOD di Gedung PUSDAI

Kab.Bogor  | Mata Pena News – Rudy Susmanto Ketua DPRD...

Innalilahi Wainailahi Roji’un,Wapres Ke -9 RI Hamzah Haz Tutup Usia

Mata Pena News– Kabar duka datang dari Tanah Air....

Relawan Dukungan Rudy Susmanto langsung tancap Gass

Reporter : Rudy Irawan Cibinong | Mata Pena News -Kabupaten...

Polres Metro  Kota Bekasi  Bersama Instansi Terkait Ungkap  Pembunuhan Anak di Kelurahan Ciketing Udik Kota Bekasi

Reporter :Joko 

Kota Bekasi | Mata Pena News Polres Metro Bekasi Kota bersama dengan DP3A, KPAD Kota Bekasi Bekasi dan Apsifor ungkap motif pelaku pembunuhan terhadap anak di Kp. Ciketing Selatan, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhamad Firdaus didampingi Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Erna Ruswing Andari dan Kapolsek Bantargebang AKP Ririn Sri Damayanti, memberikan keterangan pers di Mapolres Metro Bekasi Kota Jl. Pangeran Jayakarta, Jumat (7/6/2024).

Terkait dengan proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik bersama dengan tim apfisor dan juga KPAD dan DP3A kota Bekasi, tim gabungan menyimpulkan terhadap motif tersangka.

“Ada dua motif dalam tindak pidana yang dilakukan tersangka DS, yang pertama tersangka DS melakukan pencabulan terhadap korban GH adalah karena tidak bisa menahan birahinya karena sudah selama tujuh bulan tersangka tidak melakukan hubungan suami istri,” katanya.

Baca juga:  PPS Kelurahan sumur batu Gelar Bimtek Bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS )

Lebih lanjut imengatakan Sedangkan untuk motif yang kedua ialah tindak kekerasan terhadap anak yang menyebabkan anak meninggal dunia terhadap korban ialah karena untuk menutupi perbuatan cabul terhadap anak berinisial GH (9,5 tahun).

“Nah ini dua motif yang mana, tim gabungan ini menyimpulkan terkait dengan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka DS,” imbuhnya.

‘Atas tindakannya, tersangka DS (61) dijerat dengan pasal 82 dan 80 ayat (3) undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dan atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,”tutupnya

Sementara   Wakil ketua KPAD Kota Bekasi Bekasi Novrian menjelaskan hasil asesmennya, melihat traumatik kepada orang tua korban terutama ibu korban.

“Terlebih lagi rumah korban tidak jauh dari tempat kejadian,

Bahkan kemarin kita sempat juga ke lokasi dan ngobrol dengan ayah korban, bahkan ayahnya sendiripun membayangkan tempat tersebut dia masih sangat emosi dan sangat marah,” katanya saat Gelar press release di polres kota Bekasi.

Baca juga:  Polsek Rumpin Bersama Instansi Terkait,lakukan Investigasi Cek TKP Kebakaran Rumah Warga di desa Mekarsari Kecamatan Rumpin

Ada harapan besar dari pihak keluarga agar tersangka DS ini mendapatkan hukuman seberat-beratnya atas kejadian itu. Namun semua itu dikembalikan kepada proses hukum yang berlaku.

Selain pendampingan proses hukum, KPAD Kota Bekasi Bekasi juga melakukan pendampingan terhadap kebutuhan sosial terhadap keluarga korban.

“Terutama kepada adik-adiknya kita masih melihat adik-adiknya masih sangat terpukul sangat kehilangan,”lanjutnya

“Karena almarhum merupakan anak yang ceria, dan merupakan salah satu anak yang diandalkan dalam keluarga, jadi ketika anak-anak bermain, anak itulah yang membawa suasana ceria bagi keluarga,” tukasnya.

Hasil Pemeriksaan Psikologi Tersangka Tidak Menunjukkan Gangguan Jiwa.

Pada kesempatan yang sama, ketua tim Apsifor Nathanael Sumampow menuturkan bahwa kematian seorang anak merupakan kejadian yang besar.

Iya mengapresiasi langkah Polres Metro Bekasi Kota yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota dalam penanganan kasus itu dengan mengedepankan kolaborasi interprofesi dan juga mengedepankan bagaimana centivic crime investigation.

Baca juga:  Program Jumat Curhat Polres Bogor Kasat Binmas Polres Bogor Menerima Langsung Curhattan Warga Masyarakat Kabupaten Bogor

“Melibatkan ilmu untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi, jadi itu saya pikir sesuatu hal yang sangat penting, karena kita tahu bahwa pada setiap kasus pasti ada kompleksitasnya, ada keunikan, ke khasan-nya,” sambungnya.

Lebih lanjut Nathanael Sumampow secara umum, menemukan fungsi mental tersangka sangat baik, artinya tersangka DS dapat dimintai pertanggung jawaban secara hukum.

Yang bersangkutan memahami apa yang dilakukannya, tindakan itu juga dilakukan dalam kesadaran penuh. pelaku juga tahu konsekuensi tindakan pelaku dan akibatnya.

Oleh sebab itu, hal ini menunjukkan bahwa yang bersangkutan sangat berkompetensi memadai untuk kita mintai pertanggungjawaban atas tindakan yang dilakukannya,” tukasnya.

Berikutnya, bahwa tidak ditemukan gangguan psikologis yang bermakna yang dapat meringankan hukuman atas tindakan tersangka DS (61)

 

Latest

Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kunjungi Asrama Atlet SOD di Gedung PUSDAI

Kab.Bogor  | Mata Pena News – Rudy Susmanto Ketua DPRD...

Innalilahi Wainailahi Roji’un,Wapres Ke -9 RI Hamzah Haz Tutup Usia

Mata Pena News– Kabar duka datang dari Tanah Air....

Relawan Dukungan Rudy Susmanto langsung tancap Gass

Reporter : Rudy Irawan Cibinong | Mata Pena News -Kabupaten...

Antisipasi Kemacetan, Sat Lantas Polres Metro Depok Tindak Angkot yang Ngetem Sembarangan

Mata Pena News -Depok, 23 Juli 2024 – Pagi...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kunjungi Asrama Atlet SOD di Gedung PUSDAI

Kab.Bogor  | Mata Pena News – Rudy Susmanto Ketua DPRD...

Innalilahi Wainailahi Roji’un,Wapres Ke -9 RI Hamzah Haz Tutup Usia

Mata Pena News– Kabar duka datang dari Tanah Air....

Relawan Dukungan Rudy Susmanto langsung tancap Gass

Reporter : Rudy Irawan Cibinong | Mata Pena News -Kabupaten...

Antisipasi Kemacetan, Sat Lantas Polres Metro Depok Tindak Angkot yang Ngetem Sembarangan

Mata Pena News -Depok, 23 Juli 2024 – Pagi...

Kapolres Metro Depok Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolres Metro Depok

Mata Pena News Depok, 22 Juli 2024 – Kapolres Metro...

Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kunjungi Asrama Atlet SOD di Gedung PUSDAI

Kab.Bogor  | Mata Pena News – Rudy Susmanto Ketua DPRD Kab.Bogor sangat bangga dan terharu melihat motivasi para atler pelajar disabilitas yang tergabung dalam program...

Innalilahi Wainailahi Roji’un,Wapres Ke -9 RI Hamzah Haz Tutup Usia

Mata Pena News– Kabar duka datang dari Tanah Air. Wakil Presiden (Wapres) ke-9 Republik Indonesia, Hamzah Haz, meninggal dunia pada usia 84 tahun. Kabar...

Relawan Dukungan Rudy Susmanto langsung tancap Gass

Reporter : Rudy Irawan Cibinong | Mata Pena News -Kabupaten Bogor – Sehari pasca Rakorcab DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor di Hotel Lorin Sentul, Senin...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini