Hari Ibu 22 Desember, Eva Rudy Susmanto: Simbol Kebangkitan dan Persatuan Perempuan Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cibinong | Mata Pena News – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Ibu 22 Desember tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada sosok ibu dalam keluarga, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan, persatuan, dan perjuangan perempuan Indonesia dalam membangun bangsa.

Hal tersebut disampaikan Eva dalam rangka memperingati Hari Ibu, yang memiliki makna historis dan strategis bagi perjalanan bangsa Indonesia.

“Hari Ibu bukan sekadar perayaan peran ibu di dalam rumah tangga, tetapi juga pengakuan atas kontribusi besar perempuan dalam perjuangan bangsa dan pembangunan nasional,” ujar Eva, Senin (22/12/2025)

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pimpin Kirab Mahkota Binokasih, Ribuan Warga Padati Jalanan Kota Bogor

Eva menegaskan bahwa Hari Ibu berakar dari sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia. Momentum ini tidak terlepas dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang diselenggarakan pada 22–25 Desember 1928 di Yogyakarta, yang menjadi tonggak persatuan berbagai organisasi perempuan di Tanah Air.

“Dari kongres tersebut lahir Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI) sebagai federasi mandiri yang memperjuangkan harkat dan martabat bangsa serta mendorong perempuan agar maju, berdaya, dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelasnya.

Baca Juga:  Sebagai Bentuk Komitmen, Pemdes Bojongjengkol Gelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026

Menurut Eva, semangat perjuangan perempuan Indonesia harus terus diwarisi, terutama oleh generasi muda, sebagai kekuatan dalam mengisi kemerdekaan dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Ia menambahkan bahwa penguatan peran perempuan merupakan salah satu kunci penting dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat adalah fondasi bangsa yang maju,” pungkasnya

Rudy

Berita Terkait

Bupati Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kabupaten Bogor
Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial
Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat
Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan
Redaksi berkisah, Menjemput Kemuliaan Zulhijah: Puasa Tarwiyah dan Arafah Jadi Momentum Membersihkan Jiwa
Akp Pur pol H.Ruslani SH.calon kepala desa sukadanau Pimpin langsung Korve di Desa sukadanau.
Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:25 WIB

Bupati Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kabupaten Bogor

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:26 WIB

Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat

Senin, 25 Mei 2026 - 16:12 WIB

Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:48 WIB

Redaksi berkisah, Menjemput Kemuliaan Zulhijah: Puasa Tarwiyah dan Arafah Jadi Momentum Membersihkan Jiwa

Berita Terbaru