Dugaan Kongkalikong dalam Penunjukan Proyek, Kamarudin Sahadu :  Desak APH Panggil PPK dan Direktur PT. Citra Karya Tobindo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bone Bolango | Mata  Pena News Aktivis sekaligus tokoh masyarakat, Kamarudin Sahadu, kembali menyuarakan kritik tajam terhadap proses penunjukan langsung dalam proyek pembangunan jalan di Kabupaten Bone Bolango.

Mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR Bone Bolango dan Direktur PT. Citra Karya Tobindo terkait dugaan kongkalikong dalam proses penunjukan melalui E-Katalog untuk proyek Jalan SP Toto – Kantor Bupati – Danau Perintis, dengan total anggaran mencapai Rp.17,019 Miliar.

Menurut Kamarudin, penunjukan PT. Citra Karya Tobindo sebagai pelaksana proyek jalan tersebut menimbulkan tanda tanya besar

Mengingat perusahaan ini hanya memiliki pengalaman di proyek jalan dengan skala lebih kecil.

Sebelumnya, PT. Citra Karya Tobindo tercatat mengerjakan proyek Jalan Cemdekia dengan anggaran sekitar lima miliar rupiah.

“Hal ini, menurut Kamarudin, menjadi dasar bahwa kemampuan dasar (KD) perusahaan tersebut tidak mencukupi untuk menangani proyek berskala lebih besar seperti yang sedang dilaksanakan saat ini,”ucapnya

“Kami melihat ada ketidakberesan dalam penunjukan PT. Citra Karya Tobindo sebagai pelaksana proyek yang nilainya mencapai Rp.17 miliar,”lanjutnya

Karena mereka sebelumnya hanya menangani proyek jalan kecil saja bagaimana bisa menangani proyek besar seperti ini?

Ini jelas ada permainan,” ujar Kamarudin dengan nada tegas saat diwawancarai di sela-sela kegiatannya.

Baca Juga:  Diduga Pengelolaan Dana Desa dan BUMDes Mujo Rahayu Bermasalah, Perbedaan Data Anggaran dan Ukuran Kolam Disorot

Dugaan Gratifikasi dalam Proses Penunjukan

Lebih lanjut, Kamarudin mengungkapkan adanya indikasi dugaan  gratifikasi yang melibatkan beberapa pihak terkait penunjukan ini.

Menurut informasi yang diterima, baik dari pihak perusahaan, PPK, maupun pejabat dari Bina Marga di Dinas PUPR Bone Bolango diduga telah melakukan praktik suap dalam penetapan pemenang proyek.

“Kami mendapatkan informasi adanya gratifikasi yang melibatkan sejumlah pihak, baik dari perusahaan maupun pihak PUPR dan Bina Marga.

Ini menjadi sangat ironis ketika perusahaan yang tidak memenuhi syarat tetap ditunjuk sebagai pelaksana proyek.

Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal kasus ini,” tambahnya.

Atas dasar itu, Kamarudin mendesak pihak kepolisian, khususnya Polres Bone Bolango, untuk segera melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Dirinya juga menyatakan siap mengawal proses hukum agar kasus ini dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan transparan.

“Kami menuntut APH, terutama Polres Bone Bolango, untuk segera memanggil Direktur PT. Citra Karya Tobindo serta pejabat di PUPR yang terlibat dalam penunjukan ini.

Kami akan terus mengawal hingga kasus ini masuk ke proses hukum yang lebih tinggi lagi ,”tegasnya.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Proses Pengadaan

Kasus dugaan penyelewengan dalam proyek ini menambah deretan panjang isu terkait transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.

Baca Juga:  Rudy Susmanto Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Penguatan Ekonomi Desa

Kamarudin pun  menekankan bahwa proyek-proyek dengan anggaran besar seperti ini harus dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan aturan yang berlaku,

Agar tidak menimbulkan kecurigaan dan potensi kerugian negara.

Proyek pembangunan jalan SP Toto – Kantor Bupati – Danau Perintis sendiri merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Bone Bolango

Yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut

Namun, dengan adanya isu penunjukan yang tidak transparan ini, Kamarudin mengkhawatirkan kualitas hasil pembangunan yang akan dihasilkan.

“Kita bicara soal anggaran belasan miliar rupiah. Kalau prosesnya tidak transparan dan perusahaan yang menang tidak memiliki pengalaman yang cukup, bagaimana bisa menghasilkan proyek berkualitas? Ini jelas merugikan masyarakat,” ujar Kamarudin.

Harapan untuk Penegakan Hukum yang Adil

Sebagai seorang aktivis, Kamarudin berharap agar aparat penegak hukum dapat bekerja dengan independen dan transparan

Dalam menangani kasus ini. Ia juga meminta masyarakat untuk turut serta mengawasi setiap proyek pemerintah yang didanai oleh anggaran daerah,

Agar tidak terjadi penyelewengan yang merugikan negara dan masyarakat.

“Harapan kami jelas, penegakan hukum yang adil dan transparan. Masyarakat juga harus ikut berperan aktif dalam mengawasi proyek-proyek pemerintah,”tutup Kamarudin.***

Berita Terkait

Rudy Susmanto Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Penguatan Ekonomi Desa
Maret Sianturi” Resmi Di Tunjuk sebagai ketua DPC Berkat Raya.Di Lembaga bantuan hukum (LBH) Harimau Raya .
Sebagai Bentuk Komitmen, Pemdes Bojongjengkol Gelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026
Bantahan Eggi Sudjana Terkait Tuduhan Mengakui Keaslian Ijazah Jokowi dan Isu Permintaan Maaf
Setahun Terbengkalai, Jembatan Desa Gunung Sugih Putuskan Akses Warga, Aktivis Sumsel Soroti Dugaan Kelalaian
BPD Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Desak Transparansi dan Audit Pengelolaan Dana BUMDes Rp224 Juta
Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Tebar Promo Sambungan Baru Hanya Rp544 Ribu
Pemdes Tegal Waru Jemput Bola, BLT Dana Desa Disalurkan Langsung ke Rumah Warga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:17 WIB

Rudy Susmanto Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Penguatan Ekonomi Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:45 WIB

Maret Sianturi” Resmi Di Tunjuk sebagai ketua DPC Berkat Raya.Di Lembaga bantuan hukum (LBH) Harimau Raya .

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:35 WIB

Sebagai Bentuk Komitmen, Pemdes Bojongjengkol Gelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00 WIB

Setahun Terbengkalai, Jembatan Desa Gunung Sugih Putuskan Akses Warga, Aktivis Sumsel Soroti Dugaan Kelalaian

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:13 WIB

BPD Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Desak Transparansi dan Audit Pengelolaan Dana BUMDes Rp224 Juta

Berita Terbaru