Bupati Bogor Instruksikan Pendirian Posko Bencana di Empat Wilayah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | Mata Pena News – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menginstruksikan jajarannya untuk segera mendirikan posko penanganan bencana di empat lokasi strategis. Posko utama akan berpusat di Kantor BPBD Kabupaten Bogor, sementara tiga posko lapangan akan didirikan di Kecamatan Gunung Putri, Leuwiliang, dan Cisarua.

Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perhitungan Kebutuhan Penanganan Bencana Alam yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bogor. Posko tersebut akan mempercepat koordinasi terkait data, informasi, kesehatan, dan distribusi logistik bagi warga terdampak.

Baca Juga:  Kadisdik Prabumulih: Patuhi Juknis PPDB, Tidak Perlu Titip-Menitip

Dalam Rapat ini Turut juga dihadiri Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, serta Kepala Perangkat Daerah dan sejumlah Camat.

“Setiap kecamatan akan menjadi prioritas, dan koordinasi dengan TNI-Polri sangat diperlukan untuk menangani situasi darurat,” ujar Rudy Susmanto.

Berdasarkan informasi dari BNPB dan BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga 6 Maret 2025. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga mempertimbangkan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di daerah hulu.

Baca Juga:  Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON

Logistik menjadi perhatian utama, terutama menjelang bulan Ramadhan. Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan bahan pokok, termasuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur, di posko-posko bencana.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sangat diharapkan demi optimalnya penanganan bencana di Kabupaten Bogor,” tutupnya.

Mata Pena News

 

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42 WIB

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:27 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Berita Terbaru