AIR SUGIHAN, OKI | Mata Pena News Kondisi bangunan SD Negeri 1 Timbul Harjo, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menjadi sorotan setelah sejumlah bagian fasilitas sekolah terlihat mengalami kerusakan yang cukup serius.
Berdasarkan dokumentasi yang beredar pada Juni 2026, terlihat lantai koridor sekolah mengalami kerusakan berupa retakan dan ambles pada beberapa titik. Selain itu, kondisi ruang kelas juga tampak memerlukan perbaikan karena sejumlah sarana belajar terlihat usang dan kurang terawat.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai pemeliharaan fasilitas sekolah, mengingat SDN 1 Timbul Harjo pernah meraih prestasi sebagai Juara III Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2017 dan dikenal sebagai salah satu sekolah yang berprestasi di wilayah Air Sugihan.
Sejumlah pemerhati pendidikan meminta agar penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana tahun anggaran 2024–2026, dilakukan evaluasi dan verifikasi. Mereka berharap laporan penggunaan anggaran dapat dicocokkan dengan kondisi fisik bangunan yang ada saat ini.
Selain persoalan kondisi bangunan, muncul pula informasi yang menyebut adanya rencana pengiriman uang sebesar Rp1.500.000 oleh Kepala Sekolah kepada pihak LSM. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dari semua pihak terkait mengenai tujuan dan dasar pemberian uang tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat bukti maupun keterangan resmi yang dapat menyimpulkan bahwa pemberian uang tersebut merupakan tindakan melawan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penjelasan dari pihak sekolah maupun pihak penerima agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan sekolah serta memastikan keselamatan siswa dan tenaga pendidik dalam kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, transparansi penggunaan anggaran dan keterbukaan informasi dinilai penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan pendidikan di daerah.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak sekolah diharapkan dapat memberikan keterangan resmi terkait kondisi fasilitas sekolah, penggunaan anggaran pemeliharaan, serta informasi mengenai dugaan rencana pemberian uang yang menjadi perhatian publik.
Reporter: Kaperwil Sumsel











