Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Pena News – Dinamika geopolitik global saat ini memicu ketidakpastian pasokan dan fluktuasi harga minyak mentah dunia yang berdampak langsung pada ketahanan energi nasional.

Di tengah ketergantungan pada energi fosil yang masih mencapai 85,36 persen dan keterbatasan produksi domestik, setiap gejolak global memaksa Indonesia melakukan diversifikasi impor demi mengamankan kedaulatan bangsa.

Realitas makro inilah yang membuat agenda transisi menuju bauran energi berkelanjutan menjadi tantangan strategis yang sangat kompleks bagi masa depan industri nasional.

“Transformasi bauran energi menuju energi bersih dan rendah karbon tidak cukup jika hanya dijawab oleh kecanggihan teknologi. Diperlukan kombinasi keahlian (skill kombinasi) yang kuat antara lulusan teknik dan lulusan sosial,” tegas Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) sekaligus perwakilan Dewan Pembina Pertamina Foundation, Erry Sugiharto, dalam Sidang Terbuka Wisuda XIV Universitas Pertamina di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (25/5/2026)

*Foto 3:*Pjs Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. techn. Djoko Triyono memberikan sambutan dalam acara Wisuda ke-XIV Universitas Pertamina, di Gedung Sasana Kriya TMII, Senin (25/5/2026).
Pjs Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. techn. Djoko Triyono memberikan sambutan dalam acara Wisuda ke-XIV Universitas Pertamina, di Gedung Sasana Kriya TMII, Senin (25/5/2026).

 

Erry menambahkan bahwa bauran energi masa depan menuntut kesiapan dari berbagai lini disiplin ilmu secara simultan.

“Lulusan teknik berfokus pada inovasi dekarbonisasi dan sistem energi masa depan, sementara lulusan sosial krusial dalam menyusun kebijakan adil, membangun narasi publik, serta memastikan transisi energi diterima masyarakat. Tanpa kolaborasi multidisiplin ini, transformasi energi tidak akan optimal,” ungkap Erry.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

 

Kebutuhan akan kolaborasi multidisiplin ini menjadi kian mendesak di tengah proyeksi Future of Jobs dari World Economic Forum (WEF) akan menyumbang 8 juta lapangan kerja baru hingga tahun 2030.

Namun, peluang emas ini membentur kesenjangan kompetensi talenta muda. Riset dari LinkedIn mengungkapkan fakta mengungkap fakta hanya 1 dari 20 Gen Z secara global yang memiliki keahlian hijau (green skills) sesuai kebutuhan industri.

*Foto 2:*Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) M.Erry Sugiharto memberikan sambutan dalam acara Wisuda ke-XIV Universitas Pertamina, di Gedung Sasana Kriya TMII, Senin (25/5/2026).
Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) M.Erry Sugiharto memberikan sambutan dalam acara Wisuda ke-XIV Universitas Pertamina, di Gedung Sasana Kriya TMII, Senin (25/5/2026).

Melihat kesenjangan kompetensi global tersebut, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., menegaskan bahwa perguruan tinggi dituntut melahirkan lulusan yang adaptif di tengah industri yang berubah sangat cepat.

“Kemampuan menyesuaikan diri, bekerja sama, serta berpikir kritis menjadi kunci utama menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika industri. Para lulusan Universitas Pertamina sendiri telah dibekali pengalaman, teknologi, sertifikasi, riset, dan kolaborasi industri sebagai modal berharga untuk memasuki dunia profesional,” ujar Dr. Henri.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

Ia juga menambahkan bahwa dengan modal tersebut, lulusan harus mampu menjadi pionir keberlanjutan yang mendukung target net zero emission.

 

Menanggapi celah tersebut, Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, M.Si., menyampaikan bahwa UPER strategis menyiapkan talenta siap pakai lewat kurikulum berbasis teknologi digital, transisi energi, dan dekarbonisasi

Bersama Pertamina Group. Pada wisuda ke-14 ini, UPER melepas 223 wisudawan dengan capaian gemilang; 46,64 persen lulus Sangat Memuaskan dan 33,18 persen meraih predikat Pujian (Cumlaude). Profil lulusan multitalenta (The Renaissance Figure) inilah yang diwujudkan UPER guna menjembatani kesenjangan green skills global melalui falsafah Sarjana Sujana.

“Predikat ‘Sarjana’ menandai penguasaan sains dan teknologi, namun gelar akademik ini baru sebuah awal. Falsafah ‘Sujana’ melengkapinya dengan kekuatan kompas moral agar ilmu para lulusan yang memiliki kombinasi keahlian adaptif lintas disiplin ini mampu menjadi jembatan kebaikan yang tulus serta inklusif bagi masyarakat,” tutur Prof. Djoko.

Reporter : Irawan

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB