DPRD Kota Bogor Dorong Pengelolaan PAD Lebih Transparan dan Berkeadilan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bogor | Mata Pena News – Komisi II DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih rapi, transparan, dan berkeadilan. Upaya peningkatan PAD dinilai tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian angka semata, tetapi harus berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, menegaskan bahwa PAD merupakan instrumen penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, PAD yang dikelola dengan baik akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah, perlindungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan layanan dasar bagi warga.

Baca Juga:  Diskominfo Kabupaten Bogor Perkuat Pemanfaatan Data Statistik Sektoral untuk Kebijakan Pembangunan

“Karena itu, kami mendorong perbaikan pengelolaan PAD yang lebih rapi, transparan, dan adil. Potensi daerah harus dimaksimalkan, tetapi jangan sampai memberatkan masyarakat, terutama UMKM,” ujar Rifki, Kamis (8/1/2026).

Selain pengelolaan PAD, Komisi II DPRD Kota Bogor juga menaruh perhatian pada pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pengelolaan belanja daerah. Rifki menekankan bahwa BUMD harus dikelola secara profesional dan sehat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

Baca Juga:  HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat

“BUMD jangan sampai justru menjadi beban APBD. Harus ada kontribusi yang jelas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya belanja daerah yang tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, anggaran daerah tidak boleh hanya terserap untuk kepentingan administratif semata.

“Prinsip kami jelas, PAD kuat, rakyat sejahtera. Setiap rupiah yang dikumpulkan harus berdampak langsung bagi warga Kota Bogor,” pungkas Rifki.

Rudy

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB