DPRD Kota Bogor Dorong Pengelolaan PAD Lebih Transparan dan Berkeadilan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bogor | Mata Pena News Komisi II DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih rapi, transparan, dan berkeadilan. Upaya peningkatan PAD dinilai tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian angka semata, tetapi harus berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, menegaskan bahwa PAD merupakan instrumen penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, PAD yang dikelola dengan baik akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah, perlindungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan layanan dasar bagi warga.

Baca Juga:  HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor

“Karena itu, kami mendorong perbaikan pengelolaan PAD yang lebih rapi, transparan, dan adil. Potensi daerah harus dimaksimalkan, tetapi jangan sampai memberatkan masyarakat, terutama UMKM,” ujar Rifki, Kamis (8/1/2026).

Selain pengelolaan PAD, Komisi II DPRD Kota Bogor juga menaruh perhatian pada pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pengelolaan belanja daerah. Rifki menekankan bahwa BUMD harus dikelola secara profesional dan sehat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

Baca Juga:  Dua Tahun Berturut-turut di Era Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK

“BUMD jangan sampai justru menjadi beban APBD. Harus ada kontribusi yang jelas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya belanja daerah yang tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, anggaran daerah tidak boleh hanya terserap untuk kepentingan administratif semata.

“Prinsip kami jelas, PAD kuat, rakyat sejahtera. Setiap rupiah yang dikumpulkan harus berdampak langsung bagi warga Kota Bogor,” pungkas Rifki.

Rudy

Berita Terkait

VIRAL’ DANA DESA Rp842 JUTA DI HARJOWINANGUN JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN TRANSPARANSI: KE MANA BUKTI PENGGUNAANNYA?
Calon Kepala Desa Sukadanau H. Ruslani, S.H. Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan Lewat Silaturahmi dan Penanaman Pohon
BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Sinergi Bersama Media dalam Menyebarluaskan Inovasi dan Kemudahan Layanan Program JKN
Rehab Jembatan Belly Bersejarah di Palembang Dimulai, Anggaran Capai Rp 2 Miliar
Warga Kalinyamatan Jepara Keluhkan Pertanyaan Petugas Sensus Dinilai di Luar Tupoksi
Meriah, Grand Final Lomba Karaoke HUT ke-15 APM Sukses Digelar
Bupati Sukabumi Resmi Berhentikan Kepala Desa Babakanjaya
DI MANA JALAN SUMSEL MULUS ? Warga Pertanyakan Klaim Infrastruktur, Ruas Jakabaring–Banyuasin Masih Dipenuhi Lubang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:59 WIB

VIRAL’ DANA DESA Rp842 JUTA DI HARJOWINANGUN JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN TRANSPARANSI: KE MANA BUKTI PENGGUNAANNYA?

Senin, 29 Juni 2026 - 07:01 WIB

Calon Kepala Desa Sukadanau H. Ruslani, S.H. Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan Lewat Silaturahmi dan Penanaman Pohon

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:23 WIB

BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Sinergi Bersama Media dalam Menyebarluaskan Inovasi dan Kemudahan Layanan Program JKN

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:13 WIB

Rehab Jembatan Belly Bersejarah di Palembang Dimulai, Anggaran Capai Rp 2 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:54 WIB

Warga Kalinyamatan Jepara Keluhkan Pertanyaan Petugas Sensus Dinilai di Luar Tupoksi

Berita Terbaru