Redaksi Berkisah, Kisah Sahabat Rasulullah SAW : Abdurrahman bin Auf: Dermawan Surga yang Hidup Bersahaja

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi Berkisah,
Kisah Sahabat Rasulullah SAW : Abdurrahman bin Auf: Dermawan Surga yang Hidup Bersahaja

Oleh : Rudi Irawan
Pembaca yang di Rahmati Allah SWT Mata PenaNews edisi Hari ini masih Menyuguhkan Kisah para Sahabat Rosululloh SAW yang di jamin Masuk Surga Berikut kisah nya

Di antara deretan nama-nama agung sahabat Rasulullah SAW, terpatri satu nama yang gemilang dalam sejarah: Abdurrahman bin Auf. Ia adalah salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga semasa hidupnya. Seorang saudagar yang kaya raya, namun kekayaannya tak pernah menjadikannya angkuh, justru mempertebal keimanannya.

Lahir dalam keluarga Quraisy yang terhormat, Abdurrahman bin Auf memeluk Islam di tangan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Sejak itu, hidupnya dipersembahkan sepenuhnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Ia ikut berhijrah ke Madinah, meninggalkan seluruh hartanya di Makkah. Namun, semangatnya tak padam. Di kota baru itu, ia memulai segalanya dari nol.

Baca Juga:  Penggantian Jembatan Kedep di Ruas Jalan Cileungsi–Cibinong, Arus Lalu Lintas Ditutup Mulai Mei 2026

Sebuah kisah menyentuh hati terjadi saat ia dipersaudarakan dengan Sa’ad bin Rabi’. Sa’ad menawarkan separuh hartanya, tapi Abdurrahman menolak lembut, seraya berkata, “Tunjukkan saja di mana pasar.” Di sanalah kisah kerja keras dimulai. Dalam waktu singkat, Abdurrahman kembali menjadi saudagar sukses—namun kekayaannya tak pernah lepas dari jalan Allah.

Baca Juga:  Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau

Ia membiayai pasukan dalam Perang Tabuk, menyumbang emas dan perak dalam jumlah besar. Ia juga dikenal suka memerdekakan budak, menyantuni janda, dan menyuplai kebutuhan para mujahid. Bahkan dikisahkan, tatkala kafilah dagangnya yang besar masuk ke Madinah, suara riuhnya membuat orang mengira pasukan musuh datang. Namun ternyata itu hanyalah dagangan Abdurrahman yang semuanya ia infakkan di jalan Allah.

Meski bergelimang harta, Abdurrahman hidup sederhana. Ia takut dunia melalaikannya dari akhirat. Ketika wafat, Umar bin Khattab menangis dan berkata, “Wahai Abdurrahman, engkau berjalan di bumi, namun hatimu selalu terpaut pada langit.”

Salam hormat,
Tim Redaksi MatapenaNews

Berita Terkait

Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha
Wakapolri Turun Langsung Layani Warga di Megamendung, Ratusan Masyarakat Ikuti Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80
Mutiara Hikmah BES : Empat Tugas Pemimpin dalam Al-Qur’an dan Sikap Menghadapi Kezaliman
Jadi korban kejahatan jalanan yang macet dan semrawut di pertigaan agria “FKRW kelurahan jati bening baru angkat bicara”
DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak?
Kadisdik Prabumulih: Patuhi Juknis PPDB, Tidak Perlu Titip-Menitip
Mutiara Hikmah BES : KEADILAN DI ATAS KEBENCIAN: WUJUD KESEMPURNAAN ISLAM DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA
Meriahkan HJB ke-544, Imigrasi Bogor Buka Layanan Paspor Khusus dengan Kuota 544 Pemohon
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:52 WIB

Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha

Senin, 15 Juni 2026 - 07:32 WIB

Wakapolri Turun Langsung Layani Warga di Megamendung, Ratusan Masyarakat Ikuti Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

Mutiara Hikmah BES : Empat Tugas Pemimpin dalam Al-Qur’an dan Sikap Menghadapi Kezaliman

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jadi korban kejahatan jalanan yang macet dan semrawut di pertigaan agria “FKRW kelurahan jati bening baru angkat bicara”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak?

Berita Terbaru

News

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak?

Minggu, 14 Jun 2026 - 14:53 WIB