Depok | Mata Pena News – DPRD Kota Depok menggelar rapat Paripurna. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua, Ade Supriatna, yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Depok, Jalan Boulevard Sektor Anggrek GDC, Senin (3/3/2025).
Agenda utama yang dibahas pada kesempatan tersebut adalah penerimaan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan. Wali Kota Depok, Dr. H. Supian Suri, MM. Didampingi wakilnya Chandra Rahmansyah, dalam pidato perdananya di Sidang Paripurna DPRD Depok menyampaikan visi misi serta komitmen kepemimpinan nya untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh kota Depok yang terus berkembang.
” Sebelumnya kami ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa yang ketiga bagi seluruh masyarakat Depok yang beragama muslim. Dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada kami kerjasama yang solid antara Bawaslu, KPUD, dan Pemkot Depok menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi kota Depok. “Kesuksesan Pemilu demokratis yang telah kita lalui pada 27 November lalu menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kunci utama. Kami yakin, dengan bersatu, kita dapat membawa Depok menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memaparkan 4 visi utama yang menjadi fokus utama kepemimpinannya, yang mencakup diantaranya :
1. Memperkuat sumber daya manusia yang inklusif
2. Membangun infrastruktur yang ramah lingkungan
3. Meningkatkan pelayanan publik berbasis digital
4. Memastikan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial
Supian Suri bercita-cita untuk memberikan beasiswa kepada sepuluh ribu siswa untuk melanjutkan studi di Universitas Indonesia (UI). Ia menyatakan komitmen Pemkot Depok untuk memastikan bahwa semua anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, mendapatkan pendidikan terbaik.
Menurutnya, “Kami akan memastikan program beasiswa ini berjalan dengan optimal karena setiap anak Depok berhak atas akses pendidikan terbaik”.
Sementara dibidang kesehatan, walikota Depok juga ingin meningkatkan layanan kesehatan gratis di puskesmas. Dengan 13 puskesmas baru yang sudah ada, Pemkot Depok berencana membangun fasilitas kesehatan khusus seperti Rumah Sakit Ginjal (RS ASA) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu pula walikota Depok ingin masalah tata kelola lingkungan yang menjadi perhatian utama ia berencana membangun kembali situ Krukut agar bisa berfungsi lebih optimal menampung air dan mengurangi banjir. Selain itu, Walikota Depok memperhatikan masalah kemacetan dan berusaha membangun solusi transportasi yang lebih baik, seperti penataan jalan baru dan pembangunan infrastruktur publik.
Supian Suri tidak hanya berkonsentrasi pada infrastruktur dan fasilitas publik, tetapi ia juga sangat memperhatikan seniman dan atlet di kota ini. Ia menekankan betapa pentingnya membuat ruang yang mendukung pertumbuhan seni dan atletik. Selain itu, kepemimpinannya akan mengutamakan jaminan kesehatan dan perlindungan atlet.
Pekerja kreatif, seniman, dan atlet harus mendapatkan fasilitas dan jaminan yang layak. Supian Suri menyatakan, “Kami ingin mereka bisa berkiprah lebih luas dan membawa nama Depok ke tingkat nasional dan internasional”.
Supian Suri menegaskan komitmennya untuk melaksanakan inisiatif Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bagian dari kerja sama dengan pemerintah pusat. Salah satunya adalah pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi properti dengan nilai di bawah Rp100 juta dan program gizi untuk anak. Dia berharap kebijakan ini akan membantu masyarakat Depok secara langsung.
Kami ingin kebijakan pemerintah pusat dinikmati langsung oleh masyarakat Depok. Menurutnya, kerja sama yang erat memungkinkan kemajuan lebih cepat.
Di akhir pidatonya , Supian Suri mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama membangun Depok dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Akhir kata, dia mengatakan, “Mari kita berlari bersama, mewujudkan cita-cita besar untuk Kota Depok yang lebih maju, sejahtera, dan menyenangkan bagi kita semua.
(Natalia)











