Kab.Bogor | Mata Pena News – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bergerak cepat meninjau lokasi banjir di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, pada Sabtu (1/3/2025) usai pulang dari retret kepala daerah di Magelang.
“Saya baru sampai Bogor jam 11 siang dari Magelang. Sejak kemarin, kita mendengar hujan deras mengguyur Bogor dan menyebabkan banjir di beberapa titik. Hari ini saya langsung turun ke lokasi,” ujar Rudy.
Setibanya di Cijayanti, Rudy menyusuri Kali Cisarapati yang meluap pada Jumat (28/2/2025) petang hingga menyebabkan banjir lintasan. Dari hasil tinjauan, ditemukan bahwa pendangkalan akibat sedimentasi menjadi faktor utama penyebab luapan air.
“Kita harus segera melakukan normalisasi Kali Cisarapati. Saya minta semua pihak, termasuk pengembang perumahan, ikut ambil bagian,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengerahkan alat berat dari Dinas PUPR untuk melakukan pengerukan.
Data BPBD mencatat, banjir ini berdampak pada tiga kampung, merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian air hingga 1,5 meter. Sebanyak 243 jiwa terdampak, dengan rincian 181 jiwa di Kampung Cicerewed, 34 jiwa di Kampung Cimanggurang, dan 28 jiwa di Kampung Babakan Tengah.
Pemerintah terus berupaya menanggulangi dampak banjir agar kejadian serupa tidak terulang.
Dan Meminta Pihak Pengembang Jangan tutup mata, karena kami sudah memberikan keleluasaan dalam dunia investasi memberikan beberapa keringanan, tapi jangan sampai dunia investasi berdampak pada masyarakat. Kita ingin dunia investasi berdampak positif,” kata Rudy menegaskan.
Redaksi










