Yayasan Saudagar Mulia Gandeng PT Pangan Indonesia Sehat Kelola SPPG MBG di Kota Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Yayasan Saudagar Mulia Indonesia menggandeng PT Pangan Indonesia Sehat (PT PIS) untuk mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor. Kerja sama tersebut merupakan langkah konkret mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat.

Kesepakatan kerja sama operasional itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Ketua Yayasan Saudagar Mulia Indonesia, Subhan Murtadla, S.Ag, dan Direktur Utama PT Pangan Indonesia Sehat, Nazrulloh, pada Kamis (22/1/2026).

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Yayasan Saudagar Mulia Indonesia, Sukarna, SE., MA., Direktur Operasional PT PIS Yustinus Timor, serta Komisaris PT PIS Baskoro Soenardhi.

Melalui kerja sama ini, PT Pangan Indonesia Sehat dipercaya mengelola lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang berada di wilayah Bogor Raya. Pada tahap awal, dua titik SPPG di Kota Bogor menjadi prioritas untuk segera dioperasionalkan.

Ketua Yayasan Saudagar Mulia Indonesia, Subhan Murtadla, mengatakan bahwa pemilihan mitra pengelola didasari oleh kebutuhan percepatan perbaikan gizi masyarakat yang harus ditangani secara profesional, namun tetap memiliki kepedulian sosial.

Baca Juga:  Bantahan Eggi Sudjana Terkait Tuduhan Mengakui Keaslian Ijazah Jokowi dan Isu Permintaan Maaf

“Yayasan Saudagar Mulia Indonesia ingin berkontribusi nyata dalam mendukung program strategis nasional. Dengan menggandeng PT Pangan Indonesia Sehat, kami optimistis upaya mewujudkan Bogor yang sehat dan cerdas dapat berjalan lebih efektif,” ujar Subhan.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi perpaduan antara semangat pengabdian masyarakat dan profesionalisme dunia usaha dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Direktur Utama PT Pangan Indonesia Sehat, Nazrulloh, menjelaskan bahwa pengelolaan operasional SPPG akan dipimpin oleh Direktur Operasional Yustinus Timor, yang dinilai memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi sosial dan karakteristik masyarakat Kota Bogor.

“Pengalaman dan pemahaman beliau terhadap demografi dan tipologi masyarakat Bogor menjadi modal penting dalam memastikan pengelolaan SPPG berjalan optimal dan tepat sasaran,” kata Nazrulloh.

Sementara itu, Yustinus Timor menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak sekadar berkaitan dengan distribusi makanan, melainkan merupakan bagian dari upaya strategis membangun kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Baca Juga:  RS Annisa Bogor Gelar Donor Darah Peringati Hari Perawat Internasional ke-52

“Program MBG adalah investasi sosial jangka panjang. Fokus kami adalah memastikan distribusi gizi dilakukan sesuai standar kualitas yang ditetapkan Badan Gizi Nasional, serta setiap anggaran negara benar-benar dikonversi menjadi manfaat gizi bagi anak-anak,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PT Pangan Indonesia Sehat memperkuat sistem manajerial dan akuntabilitas keuangan di bawah koordinasi direksi dan pengawasan dewan komisaris.

Nazrulloh menegaskan, sinergi antara Yayasan Saudagar Mulia Indonesia dan PT Pangan Indonesia Sehat diharapkan mampu menjadi model kolaborasi dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor.

“Fondasi kota yang sehat dan cerdas dimulai dari perbaikan gizi. Kolaborasi ini kami yakini menjadi formasi yang tepat untuk mendukung keberhasilan MBG di Bogor,” pungkasnya.

Rike

Berita Terkait

Bupati Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kabupaten Bogor
Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial
Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat
Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan
Redaksi berkisah, Menjemput Kemuliaan Zulhijah: Puasa Tarwiyah dan Arafah Jadi Momentum Membersihkan Jiwa
Akp Pur pol H.Ruslani SH.calon kepala desa sukadanau Pimpin langsung Korve di Desa sukadanau.
Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:25 WIB

Bupati Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kabupaten Bogor

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:26 WIB

Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat

Senin, 25 Mei 2026 - 16:12 WIB

Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:48 WIB

Redaksi berkisah, Menjemput Kemuliaan Zulhijah: Puasa Tarwiyah dan Arafah Jadi Momentum Membersihkan Jiwa

Berita Terbaru