Redaksi Berkisah
Kisah Sahabat Rasulullah SAW: Abdullah bin Abbas
Oleh: Rudi Irawan
Pembaca yang dirahmati Allah SWT, MataPenaNews hari ini menyuguhkan kisah inspiratif dari salah satu sahabat termuda dan paling cerdas dari Rasulullah SAW, yaitu Abdullah bin Abbas RA.
Beliau adalah putra dari Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, yang menjadikannya sepupu langsung dari Rasulullah. Sejak kecil, Abdullah bin Abbas dikenal sebagai anak yang tajam kecerdasannya, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan sangat mencintai ilmu.
Ketika Rasulullah SAW wafat, usia Abdullah bin Abbas baru menginjak 13 tahun. Namun dalam usia yang masih sangat muda itu, beliau telah menyerap banyak ilmu langsung dari Nabi, dan terus melanjutkan proses belajar kepada para sahabat senior seperti Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, dan Zaid bin Tsabit.
Dikenal sebagai Turjuman al-Qur’an (penafsir Al-Qur’an), Abdullah bin Abbas memiliki pemahaman yang sangat mendalam terhadap kitab suci. Ia sering diminta menjelaskan ayat-ayat Al-Qur’an dalam berbagai majelis ilmu. Bahkan Khalifah Umar RA sering mengajak beliau dalam forum musyawarah, meskipun masih muda, karena keilmuannya yang luar biasa.
Di akhir hayatnya, Abdullah bin Abbas RA tinggal di Thaif dan wafat pada tahun 68 H. Kontribusinya terhadap ilmu tafsir, hadis, dan fiqh menjadi warisan berharga bagi generasi Islam hingga hari ini.
Semoga kita dapat mengambil teladan dari semangat menuntut ilmu dan ketekunan Abdullah bin Abbas RA. Semoga Allah SWT meridhai beliau dan menjadikan kita sebagai umat yang mencintai ilmu sebagaimana beliau mencintainya.
Salam hormat,
Tim Redaksi Mata PenaNews










