Redaksi Berkisah, : Kisah Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah yang Gugur sebagai Syuhada

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi Berkisah,
: Kisah Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah yang Gugur sebagai Syuhada

Oleh : Rudi Irawan
Pembaca yang Budiman Mata Pena News kali ini menyuguhkan Kisah Singa Allah Yang Gugur sebagai Syuhada berikut kisah nya :
Di antara para sahabat Nabi yang gagah berani dan setia, nama Hamzah bin Abdul Muthalib selalu terpatri dengan kemuliaan.

Hamzah Bin Abdul Muthalib adalah paman Nabi Muhammad SAW sekaligus saudara sepersusuan beliau. Dikenal dengan keberaniannya, Hamzah adalah seorang kesatria tangguh yang disegani di kalangan Quraisy, bahkan sebelum masuk Islam.

Baca Juga:  Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Hamzah memeluk Islam setelah melihat Nabi Muhammad dihina dan disakiti oleh Abu Jahal. Dengan marah, Hamzah menghantam Abu Jahal dan menyatakan keislamannya di hadapan kaum Quraisy. Sejak saat itu, ia menjadi salah satu pelindung utama Rasulullah dan benteng pertama Islam di tengah tekanan Makkah.

Julukan “Asadullah” (Singa Allah) disematkan padanya karena ketangguhannya di medan perang. Dalam Perang Badar, Hamzah tampil sebagai pejuang utama yang menjatuhkan banyak lawan dari pihak musyrikin.

Namun, takdir mempertemukannya dengan syahid dalam Perang Uhud. Ia gugur setelah dibunuh secara kejam oleh Wahsyi bin Harb, atas perintah Hindun binti Utbah yang ingin membalas dendam atas kematian ayah dan saudaranya dalam Perang Badar.

Baca Juga:  Perubahan Signifikan dan Deretan Prestasi, Maung KDM Bogor Dukung Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor

Rasulullah SAW sangat berduka atas wafatnya Hamzah. Beliau menjulukinya sebagai “Sayyid asy-Syuhada” – Pemimpin para syuhada – dan berdoa khusus untuknya.

Hamzah bin Abdul Muthalib bukan hanya pejuang yang berani, tapi simbol keteguhan iman dan keberanian dalam membela kebenaran. Namanya akan selalu dikenang dalam sejarah Islam sebagai pahlawan sejati dan syuhada yang dimuliakan.

Salam hormat,
Tim Redaksi MatapenaNews

Berita Terkait

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026
Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan
Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Kemana Perginya Triliunan Kekayaan Alam Indonesia? Menelisik 5 Tanda Kehancuran Negara Menurut Prof. Eggi Sudjana
Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok
Halal Bihalal Warga Surya Praja Permai, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Ukhuwah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Senin, 13 April 2026 - 18:33 WIB

Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Senin, 13 April 2026 - 12:54 WIB

Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031

Senin, 13 April 2026 - 11:42 WIB

Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir

Berita Terbaru