Polres  Bogor Polda Jabar  Laksanakan Apel gelar Pasukan operasi Lilin Lodaya 2024 dilanjutkan Pemusnahan barang Bukti Miras  bersama Forkopimda kab. Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News – Dalam Rangka Pengamanan Perayaan Natal Dan Menyambut Tahun Baru 2025 POLRES Bogor Laksanakan Apel Gelar Pasukan

Untuk Pelaksanaan Kesiapan Pengamanan Ibadah Natal Umat Kristiani di masing – masing Gereja dan Di beberapa titik – titik Pos Pengamanan Gabungan Sinergitas TNI Polri dan Stakeholder Lainnya Yang terlibat, terhitung dimulai Dari Hari ini 20 Desember 2024 Hingga 2 Januari 2025 Mendatang.

Dalam Pengamanan Natal Dan Pergantian Tahun dari Tahun 2024 ke Tahun Baru 2025 Ini Polri, TNI, Dan Stakeholder Terkait lainnya Telah Mengerahkan Personil nya sebanyak 141.605 Personil gabungan, terdiri dari 75.447 Personil Polri, 80.856 Personil TNI, Dan 52.332 Personil Dari StakeHolder Terkait Lainnya.

Untuk Pengamanan Yang Akan Di Sebar Di Berbagai Titik Lokasi yang terdiri dari Beberapa Lokasi diantaranya Gereja, tempat – tempat Pariwisata, Mall Dan Objek Vital Lainnya.

Baca Juga:  LBH Adhibrata Soroti Pengelolaan Wisata Hutan di Desa Ciasihan, Dorong Pelibatan Warga Lokal

Dimana Polri Telah Membangun 2.794 Posko Terdiri Dari 1.852 Pospam 735 Posyan Dan 207 Pos Terpadu Yang Tersebar Di Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor, dan juga Mengamankan 61.452 Objek – objek yang perlu di lakukan Pengamanan ekstra di malam pergantian Tahun.

Pj Bupati Bogor Bachril Bakri Mengatakan Bahwa Apel Gelar Pasukan Merupakan Bentuk Pengecekan Akhir Kesiapan Personil Baik dari Polri, TNI, dan Stakeholder terkait lainnya, Maupun Kesiapan Sarpras Yang Akan Digunakan Selama Operasi Lilin Lodaya 2024 ini, Sehingga Diharapkan Seluruh Kegiatan Pengamanan Natal dan pergantian Tahun 2024 ke Tahun Baru 2025 Dapat Berjalan Secara Optimal.

Adapun Selain Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2024 ini, Polres Bogor pun melaksanakan pemusnahan Barang Bukti Miras Sebanyak 15.250 Botol Miras Dari Berbagai Jenis Merk Dan Ukuran, 632 Bungkus Plastik Minuman Keras Berjenis Ciu Dan 3 Dirigen Minuman Keras Jenis Ciu, juga hasil berkoordinasi dengan Sat Pol PP Kabupaten Bogor dan Stakeholder terkait lainnya dalam penindakan razia minuman keras tersebut.

Baca Juga:  Diskominfo Kabupaten Bogor Hadirkan Inovasi Layanan Digital di CFD Tegar Beriman

Kami Berharap Ops Lilin Lodaya 2024 Ini Dapat Berjalan Dengan Tertib, Baik, Lancar dan Kondusif, Sehingga Tidak Ada Masalah Gangguan Kamtibmas Yang Timbul, Sehingga Masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang, nyaman terhindar dari Gangguan Kamtibmad juga di Jalan Raya serta Tempat Ibadah Bagi Yang Merayakan Hari Raya Natal Dan Menyambut Tahun Baru 2025 juga ditempat wisata lainnya.

Berita Terkait

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026
Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan
Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Kemana Perginya Triliunan Kekayaan Alam Indonesia? Menelisik 5 Tanda Kehancuran Negara Menurut Prof. Eggi Sudjana
Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok
Halal Bihalal Warga Surya Praja Permai, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Ukhuwah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Senin, 13 April 2026 - 18:33 WIB

Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Senin, 13 April 2026 - 12:54 WIB

Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031

Senin, 13 April 2026 - 11:42 WIB

Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir

Berita Terbaru