Pj Gubernur Banten A Damenta Dampingi kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan di Pabrik Garam di Kabupaten Serang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Januari 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banten | Mata Pena News – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf

Melakukan kunjungan kerja di PT. Ainul Hayat Sejahtera, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, pada Jumat (10/1/2025)

Pj Gubernur Banten A. Damenta ikut Mendampingi Kunjungan kerja ini yang diantaranya meninjau langsung pabrik garam

Untuk memastikan ketersediaan garam dalam negeri sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional

“ya kami mendampingi Pak Menko Pangan dan Pak Wamen Kelautan dan Perikanan meninjau pabrik garam yang berada di Provinsi Banten, tepatnya di Kabupaten Serang,” ucap A Damenta.

Baca Juga:  Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir

Lebih lanjut ia menyampaikan, pada tahun 2023 Provinsi Banten masuk dalam 10 Provinsi produksi garam nasional terbesar dengan luas lahan garam sebesar 28,4 Ha dengan jumlah produksi sebesar ±603 ton.

“Saat ini, lokasi produksi garam di Provinsi Banten terdapat diantaranya di Kabupaten Serang,” katanya.

Pj Gubeenur A Damenta berharap sejumlah daerah di Provinsi Banten yang memiliki potensi dalam meningkatkan produksi garam sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional.

“Masih terdapat wilayah yang dapat dioptimalkan dalam meningkatkan produksi garam, yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pesta Lomban Jepara 2026 Digelar, Tradisi Sedekah Laut Kembali Semarakkan Pesisir

Masih di tempat yang sama , Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan produksi garam yang dilakukan tadi kita lihat bahwa NaCl-nya telah mencapai 98, atau berada diatas rata-rata garam yang di impor.

“Baru saja kita bareng dengan Wamen KKP meninjau pabrik garam, ini sudah diisi awal 2024, ini sudah bisa memproduksi garam

Dengan NaCl sampai 98. Padahal yang terbaik itu impor 95 jadi ini bagus sekali, jadi sudah betul kita tidak mengimpor garam lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung
Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026
Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan
Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Kemana Perginya Triliunan Kekayaan Alam Indonesia? Menelisik 5 Tanda Kehancuran Negara Menurut Prof. Eggi Sudjana
Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:02 WIB

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Senin, 13 April 2026 - 18:33 WIB

Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Senin, 13 April 2026 - 12:54 WIB

Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031

Berita Terbaru