Operasi Pencarian Korban di Ponpes Al Khoziny Resmi Berakhir, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Tertinggal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 23:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, Mata Pena News — Setelah sembilan hari melakukan pencarian intensif, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Selasa (7/10/2025).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii secara langsung memimpin apel penutupan operasi di halaman gedung lama pesantren. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh unsur Search and Rescue (SAR) gabungan yang terlibat selama proses pencarian.

“Dengan berakhirnya hari ke-9, seluruh area reruntuhan telah kami bersihkan dan dipastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di bawah puing. Dengan demikian, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup,” ujar Syafii dalam sambutannya.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Penutupan operasi juga ditandai dengan pemberian penghargaan dari Kepala Basarnas kepada seluruh unsur SAR, mulai dari TNI, Polri, BPBD, relawan, hingga unsur masyarakat yang turut berpartisipasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi lokasi sudah bersih dari material bangunan, menyisakan sebagian kecil pecahan beton dan besi konstruksi.

Sejumlah alat berat seperti dua ekskavator dan satu unit crane masih terparkir di sekitar area untuk keperluan pascapembersihan.

Syafii menyampaikan bahwa Basarnas telah melaksanakan operasi sejak 29 September 2025, dengan mengerahkan ratusan personel dan berbagai peralatan berat. Ia memastikan seluruh prosedur pencarian telah dilakukan sesuai standar internasional SAR.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

“Tugas Basarnas selesai di tahap pencarian dan pertolongan. Selanjutnya, penanganan pascakejadian akan ditangani oleh BNPB dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Kepala Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama proses evakuasi.

“Kami berterima kasih atas sinergi semua pihak, termasuk para relawan dan rekan-rekan media. Semoga segala upaya yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tutup Syafii.

Dengan selesainya operasi ini, tahap pemulihan dan rekonstruksi kawasan pesantren akan menjadi fokus utama pemerintah daerah bersama BNPB untuk memastikan aktivitas pendidikan di Ponpes Al Khoziny dapat segera kembali berjalan.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB