LSM KIBAR Akan Gelar Demonstrasi Besar-besaran terhadap BPDAS Terkait dugaan Indikasi Korupsi Program RHL

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Agustus 2024 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo | Mata Pena News–  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KIBAR Provinsi Gorontalo telah merencanakan aksi demonstrasi besar-besaran sebagai respons atas dugaan korupsi yang melibatkan program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Penanaman Jambu Mente tahun 2023.

Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan ini, diduga telah disalahgunakan hingga mengakibatkan kerugian negara yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Ketua LSM KIBAR, Hengki Maliki, mengungkapkan  bahwa pihaknya mendapatkan informasi terkait indikasi kuat adanya penyelewengan dana dalam pelaksanaan program RHL tersebut,”ucapnya kepada awak media pada Rabu (28/8/2024)

Salah satu indikasi yang paling mencolok adalah terkait pengelolaan rekening kelompok yang terlibat dalam program ini.

Hengki menuturkan bahwa sejumlah kelompok yang dibentuk dalam program ini tidak memegang buku rekening mereka sendiri.

“Sebaliknya, buku rekening tersebut dipegang oleh pihak Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) dan pencairan dana dilakukan oleh pihak BPDAS di bank, tanpa sepengetahuan kelompok”ucapnya

Baca Juga:  Tatang Adistiana Calon PAW Desa Ci Ruji,Usung Kepemimpinan Turun ke Warga

“Dari anggaran sebesar Rp 100.000.000,- yang seharusnya diterima setiap kelompok, ternyata hanya Rp 1.900.000,-

“Yang didistribusikan kepada anggota kelompok. Ini adalah bentuk ketidakadilan yang sangat nyata dan ada dugaan indikasi kuat adanya korupsi dalam program ini,” ujar Hengki.

Hengki juga menambahkan bahwa beberapa wilayah yang menjadi lokus pelaksanaan program ini tampak sengaja dipilih agar program terlihat berjalan dengan baik.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh LSM KIBAR, di sejumlah wilayah, seperti di Desa Dulamayo Utara, Kabupaten Gorontalo,

Anggota kelompok hanya dibayar harian oleh pihak BPDAS dengan jumlah yang tidak sesuai, yakni hanya Rp 1.900.000.

Akibatnya, ribuan bibit jambu mente yang seharusnya ditanam justru dibuang oleh kelompok karena mereka merasa telah dikelabui.

“Sangat disayangkan, bahkan bendahara kelompok tidak pernah melihat buku rekening serta tidak mengetahui kapan dana tersebut ditarik dari bank

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto Lakukan Wawancara Tahap Akhir Calon Direksi PT Sayaga Wisata di Hotel Horison sayaga Cibinong

” Ini jelas-jelas adalah pelanggaran serius dan kami tidak akan tinggal diam,” tegas Hengki.

“Aksi demonstrasi yang direncanakan oleh LSM KIBAR ini ditujukan untuk mendesak pihak berwenang agar segera mengambil tindakan tegas terhadap BPDAS,”lanjutnya

Yang diduga telah menyalahgunakan dana program RHL.

Hengki menekankan bahwa LSM KIBAR akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,

Demi keadilan dan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat membuka mata banyak pihak tentang pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan dana dalam program-program pemerintah,

Terutama yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan.

“Demonstrasi ini dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat, dengan harapan dapat menarik perhatian pemerintah pusat dan lembaga penegak hukum untuk melakukan investigasi mendalam,”tutupnya

Berita Terkait

Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji
BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS
KDM: Pembangunan Infrastruktur Harus Selaras dengan Sejarah dan Alam
Tatang Adistiana Calon PAW Desa Ci Ruji,Usung Kepemimpinan Turun ke Warga
Bupati Rudy Susmanto Lakukan Wawancara Tahap Akhir Calon Direksi PT Sayaga Wisata di Hotel Horison sayaga Cibinong
Bupati Rudy Susmanto: APFI 2026 di Bogor Bukan Sekadar Pameran Foto, tapi Jejak Sejarah Bangsa
Kota Bogor Targetkan Raih Swasti Saba Wistara pada 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:20 WIB

Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:02 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:34 WIB

BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

KDM: Pembangunan Infrastruktur Harus Selaras dengan Sejarah dan Alam

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Tatang Adistiana Calon PAW Desa Ci Ruji,Usung Kepemimpinan Turun ke Warga

Berita Terbaru