Ketua Aing /Suryono ST Angkat bicara terkait TPA sumur Batu(Kota Bekasi)Bagi warga masyarakat Yang Terdampak “TPA 

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bekasi | Mata Pena News – –TPA Sumur batu yang luasnya Hampir 8 hektar yang terletak di kelurahan sumur batu RT.03 RW 03
Kota Bekasi.

Suryono ST./ketua Aing selaku ketua Pokja Bantar gebang menyoroti permasalahan ini dan menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi Dan Dinas lingkungan hidup kota Bekasi lalai dalam menangani dampak lingkungan yang ditimbulkan. Ia menyebut bahwa sejak beroperasi, TPA Sumur Batu belum pernah memberikan kompensasi kepada warga terdampak, padahal Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah telah mengatur kewajiban kompensasi bagi masyarakat yang terkena dampak.jelas nya dengan nada yang tegas.

Baca Juga:  HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung

“Kondisi TPA Kota Bekasi ini sudah over kapasitas. Dengan sistem open dumping yang diterapkan, ya Uda jelas ini mencemari lingkungan. Ini bentuk Kejahatan lingkungan dan kedzaliman Yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi khususnya DLH kota Bekasi terhadap warga Sumur Batu,” tegas

Ia mendesak agar Pemkot Bekasi segera mencari solusi konkret, termasuk mempertimbangkan untuk perluasan TPA.

Di tempat yang berbeda Misnan warga masyarakat yang terdampak TPA sumur batu mengatakan pada media,Sejak berdirinya TpA sumur batu ini kami warga masyarakat yang terdampak oleh TPA sumur yang di kelola oleh pemerintah kota Bekasi ini Blom perna mendapatkan perhatian yang lebih.atau sejenis kompensasi untuk warga Sumur Batu .

Baca Juga:  Takbiran Tanpa Sound Horeg, Malam Lebaran di Jepara Tetap Ramai dan Kondusif

Hingga berita ini diturunkan, Pemkot Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga dan desakan dari Warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk mengatasi masalah TPA yang telah berlangsung bertahun-tahun ini.(red)

Berita Terkait

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung
Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026
Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan
Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Kemana Perginya Triliunan Kekayaan Alam Indonesia? Menelisik 5 Tanda Kehancuran Negara Menurut Prof. Eggi Sudjana
Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:02 WIB

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Senin, 13 April 2026 - 18:33 WIB

Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Senin, 13 April 2026 - 12:54 WIB

Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031

Berita Terbaru