Forwara ; Diskominfo Kota Depok Harus Terbuka Terkait Anggaran Kerjasama Media

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok  | Mata Pena News – Anggaran sebesar yang digelontorkan Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Komunikasi, dan Informatika Diskominfo Kota Depok pada tahun 2025 terlihat seperti upaya mulia untuk memperkuat layanan informasi publik.

Dana ini disebut digunakan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai media — mulai dari media cetak, elektronik, digital hingga media sosial sebagai bentuk penguatan transparansi dan komunikasi publik.

Namun di balik label ‘transparansi’ dan komunikasi publik itu, muncul pertanyaan besar, ke mana sebenarnya dana miliaran rupiah itu mengalir.

Baca Juga:  Dua Tahun Berturut-turut di Era Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Pasalnya, hingga kini pihak Diskominfo Kota Depok enggan membuka rincian penggunaan anggaran, termasuk siapa saja media yang digandeng dan bagaimana mekanisme kerjanya.

Kurangnya transparansi di Diskominfo Kota Depok menjadi tanda tanya besar terkait penggunaan anggaran tahun 2025 setelah efesiensi, dimana dalam laman SIRUP LKPP, karena kami menilai Diskominfo Kota Depok tidak transparan terkait penggunaan nya.

Organisasi PERS Forum Wartawan Pemantau Peradilan ( Forwara) Tim Investigasi Kota Depok melalui Ketuanya David Malau angkat bicara, kami sudah surati Diskominfo untuk dapat Bertatap muka untuk meminta informasi Terkait anggaran media kerjaasama, dijawab oleh staf yang bernama farhan akan ditindaklanjuti pimpinan” katanya. Tgl (15/8/2025).

Baca Juga:  VIRAL ! Drainase Diduga Asal Jadi, Warga Soroti Proyek PU PR PSDA di Sematang Borang

Ia menambahkan “Diskominfo Kota Depok diduga hanya mengakomodasi media-media tertentu saja, atau diduga media titipan. Ini patut dipertanyakan karena penggunaan uang negara harus jelas dan merata,” tambahnya.

Sikap tertutup Diskominfo dalam merespons permintaan informasi publik juga dianggap turut memperkuat dugaan adanya mengkotak-kotakan Media.

Red

Berita Terkait

Grace Natalie Ungkap Jokowi Segera Kenakan Jaket PSI, Konsolidasi Partai Dipercepat
Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konprov PWI Jabar 2026, Ribuan Wartawan Diproyeksikan Hadir
Dua Tahun Berturut-turut di Era Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK
Animo Membludak, Pendaftar SMKN 1 Bojonggede Tembus 1.571 Orang
ARSSI Bogor Raya Perkuat Kompetensi Rumah Sakit Melalui Kolaborasi Strategis Bersama Optima Talenta
HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor
Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor
Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:56 WIB

Grace Natalie Ungkap Jokowi Segera Kenakan Jaket PSI, Konsolidasi Partai Dipercepat

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:51 WIB

Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konprov PWI Jabar 2026, Ribuan Wartawan Diproyeksikan Hadir

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:59 WIB

Dua Tahun Berturut-turut di Era Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Senin, 8 Juni 2026 - 19:38 WIB

Animo Membludak, Pendaftar SMKN 1 Bojonggede Tembus 1.571 Orang

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WIB

ARSSI Bogor Raya Perkuat Kompetensi Rumah Sakit Melalui Kolaborasi Strategis Bersama Optima Talenta

Berita Terbaru