Bupati Bogor Rudy Susmanto Yakin Defisit Anggaran Bisa Tertutup

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 15:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cibinong – Mata Pena News – Bupati Bogor Rudy Susmanto meyakini defisit anggaran sebesar Rp529 miliar dapat tertutup melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2025.

Meski demikian, sambil menggenjot pendapatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD tengah melakukan penyesuaian terhadap program-program prioritas.

“Program-program yang tentunya akan kita bahas bersama, mana yang akan diprioritaskan pada saat pembahasan antara DPRD dengan SKPD-SKPD di Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Rudy optimistis pendapatan daerah akan terus bertambah sehingga tidak banyak program yang harus dihapus untuk menutup defisit tersebut.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Apresiasi Bantuan 130 Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Warga Bogor

“Tidak menutup kemungkinan, dalam perjalanan pembahasan pendapatan masih berjalan. Situasinya dinamis. Ini baru bulan Agustus, masih ada September, Oktober, November, dan Desember — empat bulan ke depan,” jelasnya.

Ia berharap, setelah pembahasan bersama DPRD Kabupaten Bogor, defisit anggaran dapat tertutup tanpa menghapus program prioritas.

“Mudah-mudahan setelah pembahasan jelang akhir tahun, defisit dapat tertutupi dan beberapa program prioritas dapat terealisasikan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengungkapkan anggaran Pemkab mengalami defisit hingga Rp529 miliar.

“Sekitar Rp529 miliar. Nanti kami di Badan Anggaran akan membahas prioritas mana yang memang diusulkan oleh pemerintah untuk segera kita selesaikan bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  PARARA World Food Day 2026 Hadirkan Pasar Hijau Rakyat di Bogor, Promosikan Pangan Lokal Berkelanjutan

Sastra menegaskan, DPRD dan Pemkab Bogor akan fokus pada peningkatan PAD untuk menutupi defisit, ketimbang mencoret kegiatan yang telah direncanakan.

“Menambah PAD menjadi fokus pertama. Nanti kita akan melihat mana skala prioritas Pemda yang segera kita setujui bersama,” katanya.

Ia memastikan, meski pada akhirnya defisit tidak tertutup sepenuhnya, program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tidak disarankan untuk dicoret atau dikurangi.

(Dedy Karim)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB