Kota Bogor | Mata Pena News – Perayaan dengan penampilan parade seni dan budaya, termasuk barongsai ini, dipadati warga lokasi sepanjang Pasar Bogor hingga Sukasari. pada Rabu 12 Februari 2025
Pantauan mata Pena News di Jalan Surya Kencana Kota Bogor telah ditutup untuk kendaraan sejak pukul 16.00 WIB hingga selesai diperkirakan hingga Pukul 23.30 WIB.
Perlu di ketahui Jalan Surya Kencana dikenal sebagai kawasan pecinan
Di lokasi, warga tampak sudah memadati sepanjang trotoar Jalan Surya Kencana, yang dibatasi pagar besi serta pembatas jalan,
Bahkan warga masyarakat tidak hanya sekitar akan tetapi dari luar daerah pun berdatangan di ajang pesta rakyat tesebut pada perayaan Cap Go Meh,Mereka rela berdesak-desakan untuk menyaksikan parade berbagai seni dan budaya, salah satunya parade barongsai.

Rangkaian pembuka acara Cap Go Meh mulai dari tari-tarian hingga hiburan penampilan artis lokal maupun luar,serta penampilan Paskibra termasuk atraksi seni dan atraksi Barongsai
70 kelompok seni dari dalam dan luar kota yang berprestasi beberapa daerah,dibuka langsung acara tersebut oleh Pj.Walikota Bogor Hary Antasari.
Warga sangat antusias mulai dari usia muda, ibu -ibu bahkan lansia begitu bersemangat menunggu acara utama yakni Parade barongsai
Turut hadir dalam pembukaan Bogor Street Festival – Cap Go Meh Pj.Gubernur Jawa-Barat Bey Triyadi Mahmudin,Pj.Walikota Bogor Hery Antasari,Sekda Kota Bogor Hanafi,Kadis Pariwisata Kota Bogor Iceu Pujiati ,serta dari unsur TNI dan Polri serta dari berbagai Organissi Masyarakat
Pj.Walikota Bogor Hery Antasari dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk merayakan Bogor Street Festival CGM di Kota Bogor. Sebab kehadiran masyarakat jadi bukti kesukaan kegiatan ini.

“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara semua menandakan semangat dan kehangatan dalam perayaan yang penuh makna ini,” ucapnya
Lebih lanjut,Ia menekankan Cap Go Meh bukan hanya sebuah tradisi budaya Tionghoa, tetapi juga merupakan simbol keragaman budaya yang ada di Kota Bogor. Kota yang terkenal dengan toleransi dan kolaborasi antar berbagai elemen masyarakat.
Hery mengajak masyarakat untuk menghargai dan merayakan perbedaan yang ada.
“Melalui Bogor Street Festival Cap Go Meh ini, kita berharap dapat mempererat hubungan antara kelompok masyarakat dan memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda,” ujarnya
Pentingnya membangun kebersamaan dan gotong royong untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
Dia juga mengingatkan agar seluruh peserta dan pengunjung acara menjaga ketertiban dan kebersihan selama perayaan berlangsung.
“Semoga Cap Go Meh 2025 menjadi momentum untuk saling mengenal, menghargai budaya, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tandasnya.
Masih di tempat yang sama Ketua Panitia acara Bogor Street Festival Cap Go Meh Tahun 2025 Arifin Himawan dalam sambutannya mengatakan bahwa CGM 2025 mengusung tema “A New Beginning” serta menampilkan keberagaman budaya Nusantara.
Parade ini melibatkan sekitar 5.000 penampil dan panitia, serta 1.000 personel keamanan, menjadikannya salah satu festival seni budaya terbesar di Indonesia.
Sebanyak 77 kelompok seni dari dalam dan luar Kota Bogor akan berpartisipasi, dengan 41 kelompok berasal dari Bogor dan 34 lainnya dari sembilan provinsi di luar Jawa Barat.
Dan mengucapkan terima kasih kepada para pendukung serta donatur termasuk dari Forkopinda Kota Bogor serta dari berbagai elemen
Dan semua yang tidak dapat saya sebutkan yang sudah sukses dalam penyelenggaraan kegiatan ini,termasuk rekan-rekan Media yang meliput acara ini,”ucapnya.
Dikatakannya,dengan kegiatan Bogor Street Festival Cap Go Meh tahun 2025 ini merupakan ajang pemersatu bangsa dan sekaligus merupakan ajang memperkenalkan seni budaya yang ada di Kota Bogor khususnya Jawa Barat pada umumnya,”tutupnya (red)
Redaksi











