Bogor Darurat Miras…!!! Warga Kota Bogor Menjadi Korban, Oplosan Merajarela

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bogor | Mata Pena NewsSekelompok orang tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan jenis Aseng di bengkel tambal ban dan tempat pencucian motor yang berlokasi diwilayah RT. 5/1, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Jum’at (7/02/2025)

Kompol Agustinus Manurung (Kapolsek Bogor Tengah) membenarkan adanya Insiden sekelompok warga Kota Bogor meninggal dunia setelah mengkonsumsi pesta minuman keras (miras) oplosan berjenis Aseng.

Baca Juga:  Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Senada yang disampaikan Agustinus, korban saat ini ada empat orang dan satu orang masih di rawat di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS. PMI) Kota Bogor, Minggu (9/02/2025).

Korban yang meninggal dunia berinisial C (RT 5/1), H (RT 4/1), Y (RT 4/1) dan I (RT. 2/1), satu lagi dalam keadaan kritis yang berinisial A warga Tegal Mangga.

Insiden tersebut berawal dari kumpul-kumpul sambil mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan pada Jum’at sore hingga larut malam. Minuman yang merenggut nyawa warga Kota Bogor di duga Minuman gingseng yang di campuran dengan minuman suplemen atau Isotonik. Minuman Keras (Miras) Oplosan dibeli di warung sekitar Taman Coret-coret.” Ujarnya.

Baca Juga:  Mutiara Hikmah BES : Menilai Kepemimpinan Dengan Timbangan Amanah Dan Keadilan 

Saat ini, penjual minuman keras (Miras) oplosan berjenis Aseng yang berinisial S sudah diamankan di Polsek Bogor Utara dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih dalam.

 

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42 WIB

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:27 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Berita Terbaru