BKAD Kota Bogor Targetkan Sertifikasi 1.917 Bidang Aset Daerah Sepanjang 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus mempercepat program pensertifikatan aset daerah. Pada tahun 2026, BKAD menargetkan penyelesaian sertifikasi terhadap 1.917 bidang tanah milik Pemkot Bogor.

Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi, menyampaikan bahwa percepatan sertifikasi aset menjadi salah satu prioritas utama sejak dirinya dilantik. Langkah awal yang dilakukan adalah menjalin koordinasi intensif dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor guna menyusun strategi dan skema percepatan.

“Total aset tanah Pemkot Bogor saat ini tercatat sebanyak 3.809 bidang. Dari jumlah tersebut, 1.892 bidang telah bersertifikat, sementara 1.917 bidang lainnya menjadi target penyelesaian pada tahun 2026,” ujar Lia, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:  VIRAL' DANA DESA Rp842 JUTA DI HARJOWINANGUN JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN TRANSPARANSI: KE MANA BUKTI PENGGUNAANNYA?

Ia menjelaskan, seluruh bidang tanah yang belum bersertifikat tersebut telah tercatat sebagai aset resmi Pemkot Bogor. Oleh karena itu, BKAD bersama BPN Kota Bogor telah menyepakati rencana kerja serta timeline pensertifikatan agar prosesnya berjalan lebih terarah dan terukur.

Menurut Lia, target sertifikasi tahun ini tergolong cukup menantang. Pasalnya, target internal awal BKAD hanya berada di kisaran 800 bidang. Namun, berkat komitmen dan dukungan dari BPN Kota Bogor, target tersebut dinaikkan secara signifikan.

“Apabila realisasi nanti bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 bidang, itu sudah melampaui target awal kami. Target minimalnya sekitar 60 persen dari total bidang yang belum bersertifikat,” jelasnya.

Meski sebagian besar aset yang belum bersertifikat merupakan lahan non-jalan, BKAD menargetkan proses sertifikasi baik lahan jalan maupun non-jalan dapat dilakukan secara paralel sepanjang tahun 2026.

Baca Juga:  Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konprov PWI Jabar 2026, Ribuan Wartawan Diproyeksikan Hadir

“Seluruh tahapan sudah disepakati bersama BPN, mulai dari pemberkasan, pengukuran, pendaftaran, hingga pemeriksaan tanah. Kami berharap pada pertengahan tahun, sekitar bulan Juni, progresnya sudah terlihat signifikan,” tambah Lia.

Terkait kendala di lapangan, Lia menyebut tidak terdapat hambatan yang bersifat krusial. Tantangan utama lebih pada kelengkapan dokumen serta keterbatasan sumber daya manusia di BPN. Namun demikian, BPN Kota Bogor telah mengambil langkah percepatan.

“Kepala BPN sudah menambah tim survei serta membentuk tim gabungan agar proses pengukuran di lapangan dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

Red

Berita Terkait

VIRAL’ DANA DESA Rp842 JUTA DI HARJOWINANGUN JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN TRANSPARANSI: KE MANA BUKTI PENGGUNAANNYA?
Calon Kepala Desa Sukadanau H. Ruslani, S.H. Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan Lewat Silaturahmi dan Penanaman Pohon
BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Sinergi Bersama Media dalam Menyebarluaskan Inovasi dan Kemudahan Layanan Program JKN
Rehab Jembatan Belly Bersejarah di Palembang Dimulai, Anggaran Capai Rp 2 Miliar
Warga Kalinyamatan Jepara Keluhkan Pertanyaan Petugas Sensus Dinilai di Luar Tupoksi
Meriah, Grand Final Lomba Karaoke HUT ke-15 APM Sukses Digelar
Bupati Sukabumi Resmi Berhentikan Kepala Desa Babakanjaya
DI MANA JALAN SUMSEL MULUS ? Warga Pertanyakan Klaim Infrastruktur, Ruas Jakabaring–Banyuasin Masih Dipenuhi Lubang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:59 WIB

VIRAL’ DANA DESA Rp842 JUTA DI HARJOWINANGUN JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN TRANSPARANSI: KE MANA BUKTI PENGGUNAANNYA?

Senin, 29 Juni 2026 - 07:01 WIB

Calon Kepala Desa Sukadanau H. Ruslani, S.H. Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan Lewat Silaturahmi dan Penanaman Pohon

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:23 WIB

BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Sinergi Bersama Media dalam Menyebarluaskan Inovasi dan Kemudahan Layanan Program JKN

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:13 WIB

Rehab Jembatan Belly Bersejarah di Palembang Dimulai, Anggaran Capai Rp 2 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:54 WIB

Warga Kalinyamatan Jepara Keluhkan Pertanyaan Petugas Sensus Dinilai di Luar Tupoksi

Berita Terbaru