Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Isu perebutan kepemimpinan di tubuh Partai NasDem kembali mencuat ke ruang publik. Sejumlah politikus dikabarkan tengah melakukan manuver untuk mengambil alih kendali partai dari Ketua Umum, Surya Paloh.

Dinamika ini disebut-sebut muncul seiring melemahnya posisi Surya Paloh, baik dari sisi politik maupun bisnis, pasca keputusan NasDem mengusung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024. Langkah politik tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap relasi partai dengan kekuasaan, sekaligus membuka celah bagi munculnya manuver internal.

Sejumlah sumber menyebut, upaya pengambilalihan kepemimpinan tidak hanya melibatkan elite dari dalam partai, tetapi juga diduga mendapat dukungan aktor politik eksternal. Bahkan, beredar spekulasi adanya pendekatan ke lingkar kekuasaan Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat posisi kelompok tertentu di internal NasDem.

Baca Juga:  Bantahan Eggi Sudjana Terkait Tuduhan Mengakui Keaslian Ijazah Jokowi dan Isu Permintaan Maaf

Di sisi lain, tekanan juga disebut datang dari sektor bisnis. Surya Paloh, yang dikenal memiliki jaringan usaha di berbagai bidang, dikabarkan menghadapi tantangan sejak hubungan politik NasDem dengan pemerintah sebelumnya merenggang. Kondisi ini diduga turut memengaruhi stabilitas internal partai.

Pasca Pemilu 2024, posisi NasDem yang berada di luar koalisi pemerintahan menambah kompleksitas situasi. Beberapa kader dilaporkan memilih hengkang ke partai lain, meski elite NasDem membantah adanya konflik serius di internal organisasi.

Baca Juga:  Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan

Menanggapi berbagai isu tersebut, Surya Paloh tetap menekankan pentingnya soliditas kader dan komitmen terhadap agenda perubahan. Ia mengingatkan seluruh elemen partai agar tidak mudah terpecah dan tetap fokus mempersiapkan langkah menuju Pemilu 2029.

Meski belum ada pernyataan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, mencuatnya isu ini menunjukkan bahwa dinamika internal partai masih bergerak dinamis.

NasDem kini berada di persimpangan penting: menjaga soliditas di tengah tekanan, atau menghadapi potensi perubahan besar dalam struktur kepemimpinan.

Yd/Red

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pulang dari Prancis, Bawa Kesepakatan Strategis Senilai Rp61,25 Triliun
Pansus DPRD Kota Bogor Kebut Raperda BPBD, Respons Bencana Tak Lagi Terhambat Birokrasi
Tebar Kepedulian di Idul Adha, PWRI Bogor Raya Sembelih Sapi Qurban Bantuan Bupati Bogor
Baznas Kota Bogor Gelar Festival Qurban ke-4, Tebar Ratusan Paket Daging untuk Warga kelurahan Mulyaharja
PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing pada Iduladha 1447 Hijriah
VIRAL DI TIKTOK! Warga Jepara Gelar Lomba Mancing di Jalan Berlubang, Sindir Janji “Jepara Mulus” Bupati
Bupati Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI untuk Warga Kabupaten Bogor
Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:23 WIB

Presiden Prabowo Pulang dari Prancis, Bawa Kesepakatan Strategis Senilai Rp61,25 Triliun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pansus DPRD Kota Bogor Kebut Raperda BPBD, Respons Bencana Tak Lagi Terhambat Birokrasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:37 WIB

Tebar Kepedulian di Idul Adha, PWRI Bogor Raya Sembelih Sapi Qurban Bantuan Bupati Bogor

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:05 WIB

PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing pada Iduladha 1447 Hijriah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00 WIB

VIRAL DI TIKTOK! Warga Jepara Gelar Lomba Mancing di Jalan Berlubang, Sindir Janji “Jepara Mulus” Bupati

Berita Terbaru