Jepara | Mata Pena News — Warga Desa Ujung Pandan, Kecamatan Welahan, Jepara mengeluhkan kondisi lingkungan permukiman yang kerap tergenang air setiap kali hujan turun. Salah satu warga, Yuda, mengaku rumahnya selalu kebanjiran akibat aliran air dari sekitar yang masuk ke dalam rumah.
“Setiap hujan, rumah saya selalu tergenang air. Saya sudah lapor ke Pemdes, tapi hanya dijanjikan saja. Tidak ada tindakan nyata,” ujar Yuda dengan nada kecewa.
Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya solusi konkret dari Pemerintah Desa Ujung Pandan maupun pemerintah kabupaten.
Air yang menggenang tidak hanya membuat rumah menjadi becek, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan kesehatan keluarga.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya.
Mereka menilai persoalan drainase di lingkungan tersebut tidak pernah ditangani secara serius. Saat hujan turun, air tidak mengalir dengan baik dan justru masuk ke area permukiman warga.
Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah nyata, seperti perbaikan sistem drainase, normalisasi saluran air, serta penataan lingkungan agar air tidak lagi menggenang di rumah-rumah mereka.
Minimnya respons dari pemerintah setempat membuat masyarakat mulai mempertanyakan kinerja Pemdes Ujung Pandan dan Pemkab Jepara dalam menangani persoalan yang dinilai cukup mendesak ini.
Mereka berharap ada perhatian serius agar persoalan yang telah berlangsung lama ini tidak terus berlarut-larut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan masalah tersebut.
Red











