Pemkot Bogor Jajaki Teknologi BRIN, Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bogor | Mata Pena News Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menjajaki pengadaan teknologi pengolahan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM), atau Faspol, yang dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menerima audiensi BRIN yang diketuai Peneliti Ahli Utama Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN, Tri Martini Patria, di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (5/2/2026).

Dedie menekankan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi sebelumnya dengan Kepala BRIN, Prof. Arif Satria.

Baca Juga:  Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD

“BRIN memiliki teknologi yang bisa digunakan untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi BBM. Selama teknologi ini memungkinkan dan dapat dimanfaatkan, tentu bisa kita jajaki, termasuk kemungkinan diterapkan di TPS3R,” ujar Dedie.

Dalam pertemuan itu, Tri Martini Patria memperkenalkan produk BBM hasil daur ulang sampah plastik bernama Petasol (Plastik PE Terobosan Alternatif Setara Solar). Selain itu, Tri juga menjelaskan spesifikasi alat dan kapasitas teknologi yang dikembangkan BRIN.

“Tidak semua hasil pirolisis dapat disebut Petasol. Produk ini dihasilkan oleh alat dengan standar khusus yang dikembangkan BRIN,” jelas Tri.

Baca Juga:  Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

Sebagai informasi, pirolisis adalah proses dekomposisi termokimia material organik, seperti biomassa, sampah plastik, atau ban bekas, melalui pemanasan suhu tinggi.

Tri menambahkan bahwa BBM hanyalah bonus dari proses ini. Tujuan utamanya adalah mendorong TPS3R agar lebih mandiri dan berkelanjutan, serta mampu mengolah sampah bernilai rendah yang sulit dijual menjadi sesuatu yang berguna.

“Dengan teknologi ini, TPS3R tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga bisa menghasilkan energi alternatif yang bermanfaat bagi komunitas,” tutup Tri.

Red

Berita Terkait

Peramina EP Limau Tambah Pasokan Energi Lewat Sumur Pengembangan di Muara Enim
Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50
Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD
PT Captain Laptop Corp Hadir sebagai Solusi Pembelian Barang IT Bekas Kantor dan Pabrik
Perkuat Sinergi Industri dan Akademisi, Patra Jasa Sepakati Kerja Sama Keberlanjutan Bersama Universitas Pertamina
Angkot Listrik di Kota Bogor Mulai Diujicoba 4 April, ada 30 Titik Pemberhentian dengan Tarif  Rp 5000,-
Rawan Bencana, Perhatikan Ini Jika Bikin Bangunan
Surya Smart Village: Langkah Inovatif Meretas Kemandirian Desa Terpencil
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Peramina EP Limau Tambah Pasokan Energi Lewat Sumur Pengembangan di Muara Enim

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:03 WIB

Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

Senin, 18 Mei 2026 - 14:02 WIB

Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemkot Bogor Jajaki Teknologi BRIN, Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:41 WIB

PT Captain Laptop Corp Hadir sebagai Solusi Pembelian Barang IT Bekas Kantor dan Pabrik

Berita Terbaru