Pemkot Bogor Segera Bongkar Pasar Bogor, Sosialisasi Pedagang Disiapkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan segera melakukan pembongkaran Pasar Bogor menyusul diterbitkannya surat izin pembongkaran oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Saat ini, Pemkot Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) tengah mempersiapkan proses sosialisasi kepada para pedagang yang masih beraktivitas di sekitar Pasar Bogor. Sosialisasi tersebut akan membahas rencana pembongkaran gedung, termasuk jadwal serta tahapan pelaksanaannya.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa sebelumnya para pedagang telah dijanjikan untuk direlokasi setelah Lebaran. Namun, pelaksanaan di lapangan masih akan disesuaikan dengan kondisi teknis pembongkaran.

“Dijanjikan sebelumnya kan habis Lebaran harus sudah pindah. Tapi sekarang menjelang puasa, nanti akan kita lihat lagi kapan pemberhentiannya, terutama untuk PKL yang berada di depan Pasar Bogor,” ujar Jenal, Rabu (28/1/2026).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak berada pada posisi memberikan izin ataupun melarang aktivitas berdagang karena hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Meski demikian, Pemkot Bogor tetap mempertimbangkan situasi dan kondisi di lapangan.

“Kalau memang belum dibongkar sampai Lebaran, silakan ikuti. Tetapi kalau pembongkaran dilakukan lebih cepat sebelum Lebaran, tentu pedagang harus menyesuaikan,” jelasnya.

Menurut Jenal, faktor keselamatan menjadi perhatian utama dalam proses pembongkaran. Ia menilai aktivitas pembongkaran bangunan berskala besar memiliki risiko yang dapat membahayakan pedagang maupun masyarakat sekitar.

“Risikonya bukan sekadar boleh atau tidak berdagang, tetapi soal keselamatan. Bangunan setinggi itu dibongkar tentu berbahaya. Saya yakin nanti ada SOP yang dijalankan oleh pihak ketiga, termasuk pengaturan radius aman area pembongkaran,” katanya.

Terkait penataan kawasan, Jenal menyebutkan bahwa area Pasar Bogor dan Plaza Bogor ke depan akan ditata ulang sesuai peruntukannya. Kawasan tersebut direncanakan menjadi area parkir terpadu untuk mendukung aktivitas wisata di kawasan Suryakencana.

“Target kita Pasar Bogor menjadi sarana parkir, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Suryakencana tidak lagi membawa kendaraan masuk ke dalam kawasan,” ungkapnya.

Sementara itu, aktivitas pasar bahan pokok akan dialihkan ke sejumlah pasar lain, seperti Pasar Warung Jambu, Pasar Sukasari, dan Pasar TU.

“Pasar tumpah dan sembako akan dialihkan ke tiga pasar tersebut. Adapun kawasan ini nantinya lebih diarahkan ke kuliner, tentu dengan penataan yang lebih rapi dan tertib,” pungkasnya.

Red

Berita Terkait

Kepala DKUM Kota Depok Membuka Bimtek Yang Digelar Koperasi SWS
TC Invest Kasir Permudah Solusi Transaksi dan Pencatatan Keuangan Digital UMKM
Perusahaan Alih Daya, PT VIMAYO INDONESIA PERSADA Hadir Di Bazar UMKM Persikindo.
Desa Cawet Mendapatkan Bantuan Dana Aspirasi dari Komisi A DPRD Provinsi Jateng
Istri Dandim Kunjungi Desa Gunung Putri Secara Dadakan
Remaja Baubau Kena Penyakit Tumor Bagian Kaki, Butuh Uluran Tangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:42 WIB

Pemkot Bogor Segera Bongkar Pasar Bogor, Sosialisasi Pedagang Disiapkan

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 00:17 WIB

Kepala DKUM Kota Depok Membuka Bimtek Yang Digelar Koperasi SWS

Selasa, 13 Desember 2022 - 17:20 WIB

TC Invest Kasir Permudah Solusi Transaksi dan Pencatatan Keuangan Digital UMKM

Sabtu, 10 Desember 2022 - 00:45 WIB

Perusahaan Alih Daya, PT VIMAYO INDONESIA PERSADA Hadir Di Bazar UMKM Persikindo.

Selasa, 5 Juli 2022 - 00:32 WIB

Desa Cawet Mendapatkan Bantuan Dana Aspirasi dari Komisi A DPRD Provinsi Jateng

Berita Terbaru