Bogor | Mata Pena News – Prosesi Kirab Panji dan Mahkota Binokasih yang berasal dari Keraton Sumedang Larang, secara resmi berakhir di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Acara puncak digelar di lapangan olahraga SMKN 1 Cibinong, yang menjadi titik awal penyambutan dan serah terima Mahkota Binokasih dari Radya Anom Keraton Sumedang Larang kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Dalam sambutannya,Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Mahkota Binokasih ke wilayah Bogor, setelah sekian ratus tahun lamanya. “Saat ini, kita bisa menyaksikan secara langsung mahkota yang telah lama meninggalkan Kabupaten Bogor dan kini hadir kembali di tengah-tengah masyarakat,” ucap nya
Ia mengibaratkan Mahkota Binokasih seperti sebuah kapal pesiar besar di tengah lautan, yang membawa nilai sejarah dan kebudayaan tinggi. Rudy juga memohon restu kepada seluruh pihak agar prosesi kirab berjalan lancar hingga tiba di Pendopo Kabupaten Bogor.
Usai sambutan, Bupati Rudy Susmanto memimpin langsung kirab menggunakan mobil Jeep militer berwarna krem. Pengawalan ketat turut diberikan oleh aparat militer, Polri, serta Satpol PP Kabupaten Bogor.
Kirab Panji dan Mahkota Binokasih melintasi Jalan Raya Sukahati menuju Pendopo Kabupaten Bogor. Ribuan warga, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SLTA, antusias menyambut kirab di sepanjang jalan.

Meski arus lalu lintas sempat tersendat, para pengendara tidak mengeluh. Sebaliknya, banyak dari mereka terlihat menikmati prosesi kirab sebagai bentuk suguhan kebudayaan yang dinilai sangat berharga. Antusiasme tinggi warga menjadi bukti kuat bahwa tradisi dan warisan budaya seperti ini masih sangat diapresiasi di Kabupaten Bogor.
Redaksi










