Kirab Mahkota Binokasih Disambut Meriah di Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | Mata Pena News – Prosesi Kirab Panji dan Mahkota Binokasih yang berasal dari Keraton Sumedang Larang, secara resmi berakhir di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Acara puncak digelar di lapangan olahraga SMKN 1 Cibinong, yang menjadi titik awal penyambutan dan serah terima Mahkota Binokasih dari Radya Anom Keraton Sumedang Larang kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Dalam sambutannya,Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Mahkota Binokasih ke wilayah Bogor, setelah sekian ratus tahun lamanya. “Saat ini, kita bisa menyaksikan secara langsung mahkota yang telah lama meninggalkan Kabupaten Bogor dan kini hadir kembali di tengah-tengah masyarakat,” ucap nya

Baca Juga:  PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing pada Iduladha 1447 Hijriah

Ia mengibaratkan Mahkota Binokasih seperti sebuah kapal pesiar besar di tengah lautan, yang membawa nilai sejarah dan kebudayaan tinggi. Rudy juga memohon restu kepada seluruh pihak agar prosesi kirab berjalan lancar hingga tiba di Pendopo Kabupaten Bogor.

Usai sambutan, Bupati Rudy Susmanto memimpin langsung kirab menggunakan mobil Jeep militer berwarna krem. Pengawalan ketat turut diberikan oleh aparat militer, Polri, serta Satpol PP Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Tebar Promo Sambungan Baru Hanya Rp544 Ribu

Kirab Panji dan Mahkota Binokasih melintasi Jalan Raya Sukahati menuju Pendopo Kabupaten Bogor. Ribuan warga, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SLTA, antusias menyambut kirab di sepanjang jalan.

Meski arus lalu lintas sempat tersendat, para pengendara tidak mengeluh. Sebaliknya, banyak dari mereka terlihat menikmati prosesi kirab sebagai bentuk suguhan kebudayaan yang dinilai sangat berharga. Antusiasme tinggi warga menjadi bukti kuat bahwa tradisi dan warisan budaya seperti ini masih sangat diapresiasi di Kabupaten Bogor.

Redaksi

Berita Terkait

Redaksi Berkisah Kisah Sahabat Rasulullah SAW: Sayyidina Utsman bin Affan RA
Rudy Susmanto Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Infrastruktur Kabupaten Bogor Tuai Apresiasi
Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON
Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Bupati Cup 2026: Biliar Jadi Ajang Bangun Solidaritas dan Cetak Atlet Berprestasi
WAKO PRABUMULIH TEGASKAN DARAH DONOR JANGAN DIPERJUALBELIKAN: PMI HARUS PROFESIONAL DAN BERPIHAK PADA MASYARAKAT
Fokus Studi Keagamaan Jadi Embrio, IAI Al-Irsyad Bersiap Transformasi Jadi Universitas dan Pusat Peradaban
Ratusan Juta Rupiah Dipertanyakan, SDN 1 Panggung Harjo Diduga Lakukan Pungli dan Penyimpangan Anggaran
Mutiara Hikmah BES :Tadabbur JUBEDIL QS. Fatir Ayat 1–2 ‘Jangan ngais jadi Tuhan, Kau cuma Utusan”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:54 WIB

Redaksi Berkisah Kisah Sahabat Rasulullah SAW: Sayyidina Utsman bin Affan RA

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:14 WIB

Rudy Susmanto Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Infrastruktur Kabupaten Bogor Tuai Apresiasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:59 WIB

Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Bupati Cup 2026: Biliar Jadi Ajang Bangun Solidaritas dan Cetak Atlet Berprestasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:50 WIB

Fokus Studi Keagamaan Jadi Embrio, IAI Al-Irsyad Bersiap Transformasi Jadi Universitas dan Pusat Peradaban

Berita Terbaru