Ketua Umum GMNI Cabang Bogor Bung Yunandra Sowakil menyatakan keprihatinannya atas insiden bentrok antar kelompok masyarakat yg terjadi di Kota Bogor.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 07:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Seperti yang kita ketahui bahwa baru-baru ini telah terjadi konflik antar masyarakat di Kota Bogor, yg melibatkan dua kelompok masyarakat asal Ambon.
“Sangat disayangkan, dengan adanya peristiwa ini, simbol solidaritas tinggi masyarakat maluku telah patah begitu saja. Sebagai Mahasiswa maluku yg berproses di Bogor, peristiwa ini menjadi luka dan momok memalukan bagi kami” Tegas Bung Yunan, dalam rilisnya, Rabu 19/2/2025

Kerja cepat yg dilakukan oleh pihak kepolisian adalah upaya baik untuk mencegah tingginya konflik berkelanjutan pasca insiden bentrok kemarin.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

“Saya sangat mengapresiasi penindakan sergap dan cepat yg dilakukan pihak kepolisian. Hari ini saya sudah melihat surat penahanan, artinya sudah ada hasil dari pemiriksaan dari satu pihak. Kita tunggu dari pihak yang lain yang melakukan penyerangan memang sampai hari ini belum di periksa, ” Tambahnya.

Insiden ini sejatinya adalah muara dari deretan panjang persoalan antar dua belah pihak yg sampai hari ini belum menemui titik terang.
Ancaman dan tindak kekerasan yg dilakukan oleh pihak Manaf sejatinya sudah beredar di media sosial dan ada buronan dari pihaknya yang sampai hari ini masih belum ditemukan keberadaanya oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

“Jelas insiden ini dipicu oleh penahanan seorang ponakan Manaf yg ditersangkakan sebagai aktor penganiayaan. sebenarnya ada dua orang yang terlapor, satu di tangkap dan satu lagi masih buron.

Intinya saya sangat yakin dan percaya Polresta Kota Bogor sangat mampu menyelesaikan persoalan ini sehingga tidak terjadi konflik yg berkepanjangan,” Tutupnya.

Rajiv

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB