Hadiri Penutupan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila Sumatera Utara di Batalion Kaveleri 6 Medan, Bamsoet Dorong Peningkatan Kesadaran Bela Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 18:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | Mata Pena News – Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan bela negara merupakan komitmen yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia.

Tujuan utama dari bela negara adalah mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, serta menjalankan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, memperkuat kesadaran bela negara merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan hidup bangsa Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Hal itu disampaikan Bamsoet saat mendampingi Ketua Umum Pancasila Japto Soerjosoemarno acara penutupan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila Sumatera Utara di Batalion Kavaleri 6/Naga Karimata Medan, Selasa (14/1/25).

“Diklat kaderisasi Pemuda Pancasila menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bela negara di kalangan pemuda.

Dengan pemahaman yang mendalam mengenai tujuan dan fungsi bela negara, para kader diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjaga integritas bangsa dan negara, serta akuntabel dalam menghadapi berbagai tantangan,” tegas Bamsoet.

Hadir antara lain Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto S. Soerjosoemarno, Wakil Ketua Umum Arsyad Rasyid, Waketum Srikandi Pemuda Pancasila

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Novita Wijayanti, Komandan KOTI Nasional Robert Rouw, Ketua Pemuda Pancasila Sumatera Utara Musa Rajekshah, Aster Kasdam I/BB Kolonel Inf Andrian Siregar serta Danyonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Ronald Tampubolon.

Saat penutupan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila Sumatera Utara juga diserahkan bantuan tiga mobil jenazah dari MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara kepada MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Toba, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Batubara.

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, bela negara merupakan bentuk implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila,

Dimana setiap warga negara memiliki tanggungjawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, bela negara mencakup tindakan yang dilakukan oleh warga negara untuk melindungi dan mempertahankan kedaulatan negara.

“Aktivitas bela negara tidak semata-mata berupa ketahanan fisik, tetapi juga mencakup aspek mental, sosial, dan budaya. Karena itu, kegiatan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila menjadi penting sebagai sarana untuk membentuk karakter pemuda yang berkomitmen terhadap nilai-nilai bela negara,” kata Bamsoet.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menegaskan, kesadaran bela negara menjadi penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, baik ancaman dari dalam maupun luar negeri. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)

Menunjukkan dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang mengancam kesatuan dan keutuhan bangsa. Peningkatan kasus intoleransi, radikalisasi, dan penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial menunjukkan perlunya tindakan preventif yang lebih intensif, termasuk di dalamnya peningkatan kesadaran bela negara.

“Pengenalan nilai-nilai bela negara harus dilakukan sejak dini dalam bentuk pendidikan formal dan informal. Melalui program-program seperti diklat kaderisasi, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya paham tentang Pancasila,

Tetapi juga aktif dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Dengan demikian, kesadaran bela negara bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi juga merupakan tugas bersama yang harus diemban oleh setiap warga negara,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB