Massa Gerakan Masyarakat Pemersatu Umat menggelar Demo Penolakan Pembangunan Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal (MIAH)

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 08:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Ahi

Kota Bogor | matapenanews.com – Massa Gerakan Masyarakat Pemersatu Umat menggelar demo penolakan pembangunan Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal (MIAH).

Demo gerakan masyarakat pemersatu umat menggelar demo penolakan pembangunan Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal (MIAH) itu, digelar di Jalan Kolonel Ahmad Syam, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (11/12/2024).

Koordinator Paguyuban Organisasi Masyarakat Wilayah Kecamatan Bogor Utara, Tubagus wiliam mengatakan, aksi yang mereka lakukan bukan untuk menolak MIAH.

Namun ajaran yang akan disebarkan oleh pengurus masjid ini.

“Ini sudah 3 kali terjadi (penolakan) tetapi masih juga masih memaksa. Jadi kami sebagai Paguyuban Organisasi Masyarakat wilayah Bogor Utara yang tergabung dari 17 organisasi masyarakat dan LSM keberatan,” katanya.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Mereka tak ingin Bogor Utara ini terjadi konflik antara masyarakat. Sebab kehadiran tempat ini disebut membuka peluang terjadinya konflik.

“Seharusnya lebih ditanggapi lagi oleh pemerintah dan jajaran membuat keputusan bijak. Jangan sampai mengorbankan kenyamanan di masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, walau pembangunan tempat sudah sesuai peraturan namun ajaran Islam yang disebarkan tidaklah benar. Sebab bertolak belakang dengan ahli sunnah wal jamaah.

Baca Juga:  18 Pejabat Dilantik Prabowo, Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru

“Ketika kita sholat di sana sama mereka akan dibersihkan (bekas sholatnya) seperti itu kita tidak dimanusiakan. Itu yang menjadi tolak ukur kami sebagai organisasi di wilayah Bogor Utara untuk menolak,” bebernya

Ia pun menegaskan ini murni dari kesadaran mereka sebagai masyarakat yang stakeholder di Bogor Utara. Sebab bila pembangunan ini dibiarkan akan ada potensi terjadinya konflik.

“Jadi bukan masjid yang ditolak karena ada izinnya. Kami menolak karena ada hal-hal di luar itu yang akan menjadi potensi konflik,” tegasnya.

Editor : Rudi Irawan 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB