Rizki Permana Angkat Bicara, Meminta  BPK Audit Dana Hibah KNPI Kabupaten Bogor Kepemimpinan Fikri Ikhsani

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Juli 2022 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizki Permana (dok.istimewa)

Rizki Permana (dok.istimewa)

Reporter: Iwan

Cibinong | MATAPENANEWS.com – Dana Hibah yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk KNPI Kabupaten Bogor senilai Rp 1,7 Miliar menjadi polemik dikalangan internal organisasi kepemudaan itu sendiri.

Pasalnya, dimasa Kepemimpinan Fikri Ikhsani sebagai Ketua KNPI Kabupaten Bogor periode 2019-2022 itu dinilai tidak transparan dalam penggunaan dana hibah tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Rizki Permana. Menurutnya, para perngurus tidak dilibatkan oleh Fikri Ihsani saat menjabat sebagai ketua KNPI dalam penggunaan dana hibah Rp 1,7 Miliar itu.

“Saya sangat kecewa dengan pencapaian ketua sebelumnya, banyak hal dalam penjabarannya. Namun garis besarnya akan membawahi apa yang menjadi rasa kecewa kami sebagai pengurus KNPI Kabupaten Bogor dimasa kepemimpinan beliau. Salah satunya tidak transparan kepada anggotanya sendiri terkait dana hibah yang digelontorkan pemerintahan Kabupaten Bogor, dan tidak ada yang dilibatkan anggota KNPI didalam pengurusan,” ungkap Rizki kepada media matapenanews

Baca Juga:  Meriahkan HJB ke-544, Imigrasi Bogor Buka Layanan Paspor Khusus dengan Kuota 544 Pemohon

Lebih lanjut, Rizki yang juga merupakan sekretaris Dewan Kesenian Kabupaten Bogor (DKKB) itu menjabarkan, Pemuda Kecamatan (PK) yang berada diwilayah selama Fikri Ikhsani menjabat menjadi Ketua KNPI Kabupaten Bogor, tidak tersentuh dalam segala hal. Baik itu perhatian, bimbingan, arahan dan hal lain sebagainya, termasuk penggunaan dana hibah.

“Dana pertahun untuk KNPI Kabupaten Bogor cukup besar yaitu 1,7 miliar, dimana anggaran dana tersebut tidak diketahui entah diarahkan kemana. Bahkan, dalam bentuk pertanggungjawabannya pun hanya melibatkan 2 persen dari 100 anggota KNPI Kabupaten Bogor, selebihnya bentukannya ketua itu sendiri,” paparnya.

Baca Juga:  Kondisi Jembatan Penghubung Pulau Rimau–Selat Penugguan Semakin Rusak, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Oleh karena itu, dia menghimbau seluruh anggota KNPI dari tingkat Pengurus Kecamatan bersama unsur OKP se-Kabupaten Bogor wajib menolak LPJ Fikri Ikhsani yang dinilai tidak transparan.

“Saya akan lebih senang ketika momentum KPK memanggil para pejabat Kabupaten Bogor dan Pengusaha Swasta beberapa waktu lalu. Saya berharap BPK harus mengaudit Ketua KNPI Fikri Ikhsani juga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Diduga Terjadi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Prabujaya Prabumulih, Warga Minta Aparat Lakukan Investigasi
Warga Keluhkan Lampu Jalan Padam, Minta Wali Kota Palembang Segera Ambil Tindakan
Warga 14 Ulu Palembang Bersyukur Terima Bantuan BSPS, Berharap Rumah Dapat Dibedah Secara Menyeluruh
Diduga Dana Desa Purwosari Rp617 Juta Belum Transparan, Kepala Desa Belum Berhasil Dikonfirmasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:05 WIB

“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Diduga Terjadi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Prabujaya Prabumulih, Warga Minta Aparat Lakukan Investigasi

Berita Terbaru