Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan apresiasi kepada sejumlah pemuda berprestasi dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan kepada individu dan organisasi kepemudaan yang dinilai berkontribusi dalam bidang prestasi, olahraga, dan pelayanan sosial.
Salah satu penerima apresiasi adalah Gilang Indracakti yang berhasil meraih Juara 1 Stand Up Comedy Indonesia Competition KOMPAS TV Tahun 2026.
Apresiasi juga diberikan kepada Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kota Bogor atas perannya sebagai wadah generasi muda dalam kegiatan pelayanan sosial di masyarakat. Selain itu, penghargaan diberikan kepada para juara KNPI Futsal Championship Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Bogor menyerahkan surat perjanjian kerja secara simbolis kepada lima calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Kota Bogor yang akan bekerja di Kuwait, Turki, dan Montenegro.
Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota Bogor.
Kelima peserta tersebut merupakan bagian dari 30 peserta Program Pelatihan CPMI Batch 1 Tahun Anggaran 2026 yang seluruh pembiayaannya bersumber dari APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor, Adi Novan, mengatakan program tersebut dirancang untuk membuka akses kesempatan kerja bagi warga Kota Bogor usia produktif, terutama masyarakat dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 5.
“Program ini dirancang khusus untuk memberikan peluang emas bagi warga Kota Bogor berusia produktif, yaitu antara 18 hingga 35 tahun, dengan memprioritaskan saudara-saudara kita yang berasal dari keluarga Desil 1 sampai dengan Desil 5. Momentum hari ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ujar Adi Novan.
Ia menjelaskan, proses seleksi peserta berlangsung pada 8 Mei hingga 8 Juni 2026. Dari tahapan tersebut, sebanyak 30 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan formal dan substantif untuk mengikuti program pelatihan.
Pelatihan kompetensi dimulai pada 10 Juni 2026 dan diluncurkan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Selama tiga bulan, para peserta menjalani pelatihan keterampilan dan pembinaan mental secara intensif hingga program berakhir pada 18 September 2026.
Menurut Adi Novan, proses penempatan peserta ke luar negeri masih berlangsung. Lebih dari separuh peserta telah menjalani wawancara langsung dengan calon pemberi kerja. Sementara itu, lima peserta telah memasuki tahap penerbitan visa.
“Untuk proses penempatan saat ini berjalan sangat progresif. Lebih dari separuh peserta telah menyelesaikan tahap wawancara langsung dengan pihak user. Bahkan, sudah ada lima peserta yang berada dalam proses penerbitan visa,” jelasnya.
Ia menambahkan, peserta lainnya masih menunggu penawaran kerja (job offer), jadwal wawancara lanjutan, serta proses wawancara melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) mitra.
Program tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja bagi warga Kota Bogor, sekaligus meningkatkan keterampilan dan kesiapan calon pekerja migran Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Red













